Friday, 21 September 2018

Empat Bacaleg di Sumut Terdaftar Ganda

Sabtu, 28 Juli 2018 — 22:23 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

MEDAN – Menjelang pemilihan legislatif tahun 2019 mendatang, KPU Sumatera Utara menemukan indikasi kecurangan bakal calon legislatif (bacaleg) yang mendaftar lebih dari satu daerah dan satu partai.

Ketua KPU Sumut, Mulia Banurea, Sabtu (28/7) mengatakan temuan ini terdeteksi berkat aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon). “Ada empat bacaleg yang terdeteksi terdaftar ganda,‚ÄĚkata Mulia.

Keempat baceleg masing-masing dua bacaleg dari PDI Perjuangan, satu orang dari Partai Demokrat dan satu bacaleg Gerindra.

Dua bacaleg PDIP yang terdaftar ganda, yakni Darwis dan Haris Simbolon. Darwis didaftarkan sebagai bacaleg DPRD Sumut dari PDIP dan juga Demokrat. Sementara Haris Simbolon yang didaftarkan sebagai bacaleg DPRD Sumut, juga terdaftar sebagai Bacaleg PDIP untuk tingkat DPR RI.

Bacaleg Demokrat yang terdaftar ganda bernama Irfan Maksum Nasution. Dia didaftarkan sebagai bacaleg DPRD Sumut dan terdaftar juga sebagai bacaleg Partai Berkarya untuk DPRD Sumatera Barat.

Sementara bacaleg Gerindra yang terdaftar ganda, yakni atas nama M Nuh yang didaftarkan sebagai bacaleg DPRD Sumut. Namun, namanya juga terdaftar sebagai bacaleg Golkar untuk DPRD Labuhanbatu Utara.

“Data ini muncul setelah kami memasukkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka. Sehingga dipastikan hal ini bukan kesamaan nama, melainkan karena benar-benar orangnya satu,” ujar Mulia.

KPU Sumut selanjutnya akan melakukan klarifikasi kepada masing-masing partai yang mendaftarkan mereka. (samosir/b)