Friday, 16 November 2018

Malu Suaminya Hamili TKW Muka Ditutup Waring Saja?

Sabtu, 28 Juli 2018 — 6:30 WIB
28 dia

NYONYA GATI 30, sungguh malu, suami yang begitu alim ternyata hamili eks TKW Arab Saudi. Menutup muka dengan jaring item (waring) jelas tak menyelesaikan masalah. Akhirnya skandal Wasdiono, 35 Satpam PN Cirebon itu diserahkan atasannya. Biar dipecat sekalian. Kalau nganggur biar tahu rasa!

Apakah selingkuh itu menjadi hak anak semua bangsa, ya? Masak iya, gaji pas-pasan karena masih honorer, kok bisa-bisanya ndhemeni (menyelingkuhi) eks TKW Arab Saudi. Padahal yang namanya punya WIL itu kan merupakan proyek padat modal. Sebab WIL cap apapun mana mau jika hanya dipasok bonggol melulu, bukan benggol. Tapi ya begitulah manusia, mereka selalu punya prinsip: ada kemauan pasti ada jalan!

Praktisi selingkuh paling pede se kota Cirebon, mungkin hanyalah Wasdiono, warga Gunungjati. Meski gajinya sebagai Satpam PN Sumber tak seberapa, karena masih honorer, tapi lagaknya sudah seperti umumnya oknum-oknum Hakim yang mampu jual-beli perkara. Dia berani punya WIL, seorang bekas TKW.

Padahal yang namanya WIL menyebabkan banyak anggaran tak terduga, yang tak mungkin dimasukkan ke APBD (Anggaran Pendapatan & Belanja Dapur) perubahan. Berani memasukkan, mau dikemplang palang pintu oleh istri di rumah? Jadi bagi yang nekad punya WIL sementara gaji kecil, harus pandai-pandai cari dana CSR.

Ternyata Wasdiono bisa tuh. Bisa apanya, ya dua-duanyalah! Bisa terus punya WIL, juga dapat dana CSR. Soalnya, Dinah, 29, selaku WIL-nya masih banyak punya saldo real. Jadi bila ada kebutuhan mendesak, dia sendiri yang mengongkosi. Kasarnya, benggol dari Dinah, Wasdiono modal bonggol doang!

Tapi dana Arab itu kan terbatas, sehingga lama-lama minus juga. Agar tak terjadi defisit anggaran, Satpam PN Sumber itu mulai berani mengurangi gaji untuk jatah istri. Bahkan sekali waktu, istrinya di rumah malah tak diberi jatah gaji sebulan. Sungguh kasihan nasib Ny. Gati; kok jadi seperti nasibnya Adyaksa Dault Kakwarnas Pramuka, tak dapat anggaran dari Kemenpora. Tapi mana mungkin bini Wasdiono mengadu ke Wapres JK.

Mulailah Gati curiga, dan kemudian membentuk TGUPP (Tim Gati Untuk Pengungkapan Perselingkuhan). Hasilnya sungguh mengejutkan. Ternyata suaminya memang punya WIL, ya si Dinah itu lagi. Yang bikin tambah malu, kini suaminya juga disorot keluarga Dinah karena sudah kadung hamil 7 bulan belum dinikah resmi.

Yang bikin semakin malu ketiga kalinya, Wasdiono ini bisa kerja jadi Satpam PN Sumber kan karena usaha ayahnya. Lha kok sekarang macem-macem. Malu sekali Gati jika hal ini ketahuan tetangga dan keluarga. Tapi mau ditutup pakai apa mukanya? Mana mungkin ditutup jaring hitam (waring) kayak kali Item, Kemayoran Jakarta? Jika harganya Rp 800.000,- per M2, mana boleh beli 30 Cm saja?

Belum sempat Gati klarifikasi ke suami, eh…..dapat panggilan dari Pengadilan Agama Cirebon, karena Wasdiono mengajukan gugatan cerai. Kepalang basah, kini Gati pun mengadu ke PN Sumber, agar Wasdiono dipecat saja sebagai Satpam. “Jadi pegawai instansi penegakan hukum, kok malah merusak hukum sendiri.” Kata Gati kesal.

Salah mbak! Kerja di instansi penegak hukum, kok malah sibuk menegakkan burung! (JPNN/Gunarso TS)