Sunday, 23 September 2018

Korban Tawuran, Pelajar Tertancap Pedang di Wajahnya Dilarikan ke RSCM

Rabu, 1 Agustus 2018 — 8:16 WIB
Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan yang juga ikut mengevakuasi korban Ahmad Fauzan dari RS Hermina Serpong ke RSCM Jakarta. (anton)

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan yang juga ikut mengevakuasi korban Ahmad Fauzan dari RS Hermina Serpong ke RSCM Jakarta. (anton)

TANGERANG – Kondisi Ahmad Fauzan,18, yang bagian pipi tertancap senjata tajam jenis pedang saat terjadi tawuran di Jalan Raya Puspitek, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Selasa petang (31/7/2018) terpaksa dirujuk ke RSCM Jakarta untuk dilakukan operasi mencabut senjata tajam yang ada.

“Korban Ahmad Fauzan terpaksa harus dirujuk ke RSCM Jakarta untuk penangganan lebih lanjut setelah mendapatkan perawatan di IGD RS Hermina pasca kejadian hingga Selasa dini hari,” kata Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Ferdy Irawan didampingi Kasat Reskrim AKP Alexander Yurikho, Rabu (1/8/2018).

Penangganan terhadap korban harus melalui peralatan yang lengkap sehingga di bawa ke RSCM Jakarta . Kapolres berharap operasi berjalan dengan lancar serta korban dapat melalui kondisi yang kritis.

“Do’a kan saja agar operasi berjalan dengan lancar dan tidak terjadi sesuatu,” tuturnya yang mengaku merasa geram dengan aksi tawuran pelajar hingga jatuh korban yang sangat mengenaskan.

“ Ini jelas sudah keterlaluan dan kelewatan pelajar yang tawuran dengan membawa senjata tajam. Peran serta orang tua, guru dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi tindak tawuran antar pelajar,” kata AKBP Ferdy Irawan.

Ditambahkan AKP Alexander Yurikho, jajaranya kini tengah mengumpulkan sejumlah saksi mata dan menegejar pelajar yang melakukan aksi tawuran. “Tim Vipers langsung bergerak untuk memintai sejumlah keterangan terhadap saksi dan menjemput pelajar yang terlibat tawuran tersebut,” katanya yang secepatnya akan menggungkap siapa pelaku dan dalang aksi tawuran antar pelajar tersebut.
Sebelumnya diberitakan tawuran pelajar pelajar SMK swasta terjadi pukul 17:00 saat pulang sekolah di Jalan. Raya Puspitek, Kecamata. Setu. Mereka saling serang dengan menggunakan batu, kayu dan sejumlah senjata tajam baik golok, pisau hingga pedang.

Akibat aksi tersebut Ahmad Fauzan, salah satu pelajar mengalami luka serius karena wajah pipinya tertanjap senjata tajam jenis pedang yang tidak dapat dicabut saat dibawa ke RS Hermina Serpong. (anton/b)