Tuesday, 14 August 2018

Pemprov DKI Tergopoh-Gopoh Sambut Perhelatan Asian Games 2018

Rabu, 1 Agustus 2018 — 16:17 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan saat meninjau revitalisasi trotoar jalan Sudirman-Thamrin. (yendhi)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan saat meninjau revitalisasi trotoar jalan Sudirman-Thamrin. (yendhi)

JAKARTA –  Terlambat menghadapi perhelatan Asian Games, Pemprov DKI Jakarta disebut tergopoh-gopoh mempersiapkan sejumlah fasilitas dan infrstruktur untuk menyambut peserta olahraga terbesar se-Asia tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta, Gembong Warsono. Menurutnya, secara keseluruhan persiapan Jakarta sebagai tuan rumah Asian Games belum maksimal.

“Kalau dikatakan paripurna ya belum lah tapi sudah mengarah ke track yang benar. Karena start kita terlambat sejujurnya saya katakan persiapan pemprov untuk menghadapi Asian Games ini terlambat,” kata Gembong dikonfirmasi wartawan, Rabu (1/8/2018).

Gembong menuturkan, Pemprov DKI bahkan terlihat tidak serius menyambut Asian Games sejak jauh-jauh hari sehingga terlambat untuk menggaungkan ke masyarakat.

“Karena start agak lambat maka yang terjadi kan tergopoh-gopoh semua kan,” ujar dia.

Kendati demikian, Gembong mengapresiasi keseriusan Pemprov DKI saat ini yang telah mengatasi berbagai persoalan dan membenahi sejumlah infratruktur serta membuat warga demam akan Asian Games.

“Tapi dalam konteks sosialisasi kepada masyarakat memang ini belum sampai gitu, contoh saya masih banyak lihat kantor kecamatan yang belom menampilkan bahwa kita akan ada hajat besar ini,” kata dia.

Gembong mengaku sempat melintas di Kantor Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dan belum melihat ada promosi Asean Games disana. Sehingga perintah Presiden Joko Widodo untuk mendemamkan Asian Games belum terlaksana sepenuhnya.

“Belum tereralisasi di tingkat bawah contohnya di kecamatan Kebayoran Lama, saya sendiri hari Minggu lihat-lihat tidak ada yang nempel di gedung kantor kecamatan spanduk atau apapun bentuknya dalam rangka menyambut hajat besar itu padahal itu kantor yang begitu megah gitu lho,” pungkas Gembong. (Yendhi)