Tuesday, 25 September 2018

PKS dan PAN Akhirnya Iklas Demokrat Gabung Koalisi

Rabu, 1 Agustus 2018 — 1:54 WIB
SBY Datangi Rumah Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Pusat, Senin (30/7/2018).(ikbal)

SBY Datangi Rumah Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Pusat, Senin (30/7/2018).(ikbal)

JAKARTA-Partai Keadilan Sosial dan Partai Amanat Nasional akhirnya iklas Partai Demokrat gabung dengan koalisi bersama Partai Gerindra. Kesepakatan itu dicapai setelah ada pertemuan antara ketua umum dan sekjen dari ketiga partai di kediaman pengusaha Maher Algadri, di Prapanca, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (31/7/2018) malam.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Presiden PKS Sohibul Iman. Hadir pula Sekjen PAN Eddy Soeparno, Sekjen PKS Mustafa Kamal, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri.
Menurut Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, ketiga parpol menerima dengan sangat baik dan tangan terbuka, sebuah kehormatan, bergabungnya Partai Demokrat dalam koalisi
Setelah sepakat, menurut Muzani kini koialisi tinggal membicarakan kelanjutan pembentukan koalisi.

Yang sudah pasti koalisi tersebut akan mendaftarkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2019. “Malam hari ini tiga partai, Gerindra, PKS dan PAN berkumpul untuk membicarakan kelanjutan dari rencana koalisi yang akan mendaftarkan calon presiden Prabowo Subianto,” tuturnya.
Lanjut Muzani, masalah teknis deklarasi pembentukan koalisi akan dibicarakan oleh sekjen dalam beberapa hari ke depan. Para petinggi empat partai juga akan bertemu secara bersama-sama untuk menentukan cawapres pendamping Prabowo. (b)