Tuesday, 14 August 2018

Alap-alap ABG Pantang Jera Baru Divonis Berulah Lagi

Kamis, 2 Agustus 2018 — 7:30 WIB
anak-tiri

OTAK Purwadi, 40, agaknya cuma di dengkul. Maka nafsunya tak bisa dikendalikan. Divonis 10 tahun akibat pencabulan saja belum dijalani, eh sudah berulah lagi. Kini anak tiri sendiri, Wanti, 16, yang dinodai. Maka majelis hakim pun heran, jadi alap-alap gadis ABG kok tidak pernah jera. Lalu minta vonis berapa?

Otak atau pikiran adalah pengendali atau remnya hawa nafsu. Tanpa rem pengendali, kelakuan manusia bisa seperti binatang. Apa saja yang terlintas di benaknya langsung dikerjakan, tanpa memikirkan akibat dan untung ruginya. Jika sudah tahu resikonya masih juga nekad, maka kata Mbah Amien Rais, jelas itu orang pekok!

Purwadi yang tinggal di Tanggulangin, Sidoarjo (Jatim), agaknya ditakdirkan jadi lelaki berdarah panas, nafsu seksnya demikian tinggi. Asal melihat orang cantik, otaknya ngeres melulu. Benar-benar seperti ayam jago, hanya saja dia punya jalu (jali) tersimpan rapat di balik sarung.

Di rumah dia sudah ada istri, tapi masih juga celamitan mencari menu baru. Belum lama ini dia memperkosa ABG anak tetangga. Akibat perbuatannya ini dia ditangkap dan kemudian diadili di PN Sidoarjo, dengan vonis 10 tahun penjara. Tapi entah kenapa tak segera masuk, sedangkan Ahok di Jakarta, divonis 2 tahun langsung masuk.

Nah, selama bebas di luaran itu mestinya Purwadi menjadi lebih berhati-hati, meski bukan vonis hukuman percobaan. Tapi dia bukan begitu, dorongan nafsunya terus menyala-nyala, tak ada setitikpun perasaan trauma. Bahkan sekarang, melihat Wanti anak tirinya, dia punya pendulum langsung kontak blip blip blip…….

Di kala istrinya sedang pergi, maka Wanti pun didekati. Tanpa melalui lobi-lobi untuk membangun koalisi kenikmatan, langsung saja ABG anak tiri itu disergap hip, dan diperkosa sampai tuntas, tas. “Awas, jangan cerita ke mana-mana, ya. Bisa tak bunuh kamu.” Ancam Purwadi meniru pelawak Kadir.

Ealah…..bunuh orang kok seperti mau bunuh kucing saja. Karena ancaman itu selalu dikatakan berulang-ulang, Wanti jadi tak takut lagi. Dia pun mengadu pada emaknya. Tentu saja ibu si ABG ini marah besar, akhirnya Purwadi ditangkap dan disel, sebab dikuatirkan berulah lagi.

Kemarin Purwadi mulai diadili di PN Sidoarjo. Bila dulu kena vonis 10 tahun penjara, kini mungkin seperti itu juga atau bisa bertambah. Sebab majelis hakim bisa menilai, ini orang kalau divonis ringan pasti tambah berulah. Maka berapa vonis pas untuk Purwadi, harus menunggu proses sidang selanjutnya.

Biar kapok, mestinya sanksi kebiri diberlakukan saja. (JPNN/Gunarso TS)