Wednesday, 17 October 2018

Yuk, Isi Kemerdekaan

Sabtu, 4 Agustus 2018 — 7:30 WIB
isi kemerdekaan

KEKERASAN masih saja terjadi. Di dalam rumah sampai ke luar jalanan sana. Geng, geng masih berulah,  saling adu kekuatan. Macam-macam sebab yang membuat  mereka bertikai. Rebutan lahan tongkrongan,rebutan cewek, termasuk hal sepele, hanya saling pandang! Tak segan mereka  langsung membabi buta membacok lawannya! Gila memang.

Tapi, begitulah adanya,sampai sekarang ini petugas belum mampu menghentikan ulah para pelaku kriminal tersebut. Nggak tahu bagaimana caranya memberantas geng geng motor yang sangat meresahkan masyarakat luas.

Wahai para pemuda, generansi  bangsa. Negara ini membutuhkan tenaga dan pikiran  anda semua, mengapa harus dihabiskan di jalanan dengan tindakan yang nggak karuan? Ingat, jangan sampai negara ini dikuasi oleh orang luar. Kan kita kelabakan soal tenaga kerja yang dicaplok sama tenaga asing? Sementara  banyak yang menganggur?

Tapi, ya bagaimana kalau tenaga yang dibutuhkan pada berantem terus? Kalau punya jiwa adu otot, ya cobalah pilih olahraga bela diri, misalnya. Itu sangat bermanfaat, bisa ikut event  olahraga. Dari sini jiwa dan raga sehat, dan bakalan mendapat penghargaan termasuk materi. Apalagi sampai bisa ikut kejuaraan tingkat dunia?

Syukur bisa mendukung negara yang sedang  menjadi tuan rumah Asian Games. Ayo, kapan lagi?  Masa mau menjadi penonton terus?

Ya, paling tidak sekarang ini isi kemerdekaan. Nggak usah jauh-jauh, deh, di kampung sendiri saja dulu. Isi dengan berbagai kegiatan. Olahraga, dan kesenian. Pencak silat, ciat, ciaaattt! Atau baca pusi; Merdeka,merdeka, merdeka!  Semoga masyarakat terhibur.

Maklum, rakyat lagi pada pusing. Para yang berwenang bikin peraturan jalan saja ribet. Gampangan! Ganjil genap,masih macet. Nanti ditambah,ganjil genap, nomor belakang nol! Masih macet, tambah ganjil genap,nol, plat satu nomor,dua nomor dan tiga nomor. Masih macet juga? Nasib, deh! -massoes