Saturday, 22 September 2018

Didukung Puluhan Kyai Nusantara, Cak Imin Optimis Jadi Cawapres Jokowi

Minggu, 5 Agustus 2018 — 13:56 WIB
Kiyai Nusantara didampingi Sekjen PBNU, Hilmi Faisal, deklarasi dukung Cak Imin Cawapres Jokowi, di PBNU Jakarta, malam Minggu (5/8). (rinaldi)

Kiyai Nusantara didampingi Sekjen PBNU, Hilmi Faisal, deklarasi dukung Cak Imin Cawapres Jokowi, di PBNU Jakarta, malam Minggu (5/8). (rinaldi)

JAKARTA – Mantan Menteri Ketenagakerjaan, Abdul Muhaimin Iskandar, makin optimis dipilih menjadi calon wakil presiden (Cawapres) Joko Widodo periode 2019-2024, setelah  puluhan kiyai Nusantara resmi mengusulkan namannya pada Ketua Umum NU Said Aqil Sirodj di markas Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Jakarta.

“Para kiyai sepuh & kiyai-kiyai se-Nusantara sepakat mendukung Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, asli kader NU, sebagai Cawapres, semata-mata mendampingi Presiden Jokowi untuk memperbaiki ekonomi rakyat termasuk sektor ketenagakerjaan luarnegeri yang memasukkan devisa negara,” ujar juru bicara para kiyai, KH Anwar Iskandar asal Jawa Timur, di PBNU Jakarta, malam Minggu (5/8/2018).

Dukungan para kiyai NU kepada ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu bisa menjadi isyarat menafikan calon-calon lain yang mengemuka seperti Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmudzi atau Romi, Ketum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin, Ketum PBNU KH Said Aqil Sirodj, dan Mahfud MD.

Bagi Cak Imin, dukungan para kiyai mempertebal percaya diri setelah menerima aspirasi kaum muda NU bersatu, pesantren bersatu, ulama-ulama bersatu dan aspirasi 11 juta pemilih PKB.

“Dukungan-dukungan itu semakin membuka lebar peluang saya diterima bapak Presiden Joko Widodo untuk mendampingi sebagai calon wakil presiden periode 2019-2024,” ungkapnya kepada wartawan. (rinaldi/tri)