Saturday, 22 September 2018

25 Tahun Tak Bertemu, Alumni IISIP 1993 Gelar Reuni Perak

Senin, 6 Agustus 2018 — 0:50 WIB
Puluhan alumni IISIP Lenteng Agung tahun 1993 saat mengelar temu kangen dan reuni perak setelah 25 tahun tidak bertemu. (anton)

Puluhan alumni IISIP Lenteng Agung tahun 1993 saat mengelar temu kangen dan reuni perak setelah 25 tahun tidak bertemu. (anton)

JAKARTA – Puluhan alumni Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP)  Jakarta angkatan tahun 1993 mengelar acara temu kangen dengan tema Reuni Perak Serunya 93, Minggu (5/8/2018). Kegiatan ini untuk terus meningkatkan serta menjalin silaturahmi maupun kekeluargaan antar mantan mahasiswa yang kini tersebar di seluruh Indonesia.

“Kami sangat mengpreasi kehadiran teman-teman alumni IISIP tahun 1993 yang hadir dalam rangka silaturahmi serta temu kangen setelah 25 tahun tidak bertemu,” kata Ketua Panitia Reuni Perak IISIP tahun 1993, Andi Wahyudi di Nifarro Park, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (5/8/2018).

“Sebagian besar alumni IISIP tahun 1993 yang banyak begerak dalam bidang komunikasi hadir dan saling bebagi cerita setelah 25 tahun tidak pernah bertemu hingga dilaksanakannya reuni perak ini,” tuturnya.

(Baca: Batal Gelar Reuni, Spice Girls Malah Bikin Tur Pameran)

Devi Ginting, salah satu alumni IISIP tahun 1993 yang menjadi guru di Binjai, Sumatera Utara mengaku senang dengan adanya acara silaturahmi dan temu kangen perak setelah selama 25 tahun tidak bertemu.

“Paling tidak rasa kangen dapat terlampiaskan dan saling berbagi cerita maupun terus menjaga silahturahmi antar alumni IISIP Lenteng Agung tahun 1993,” ujarnya.

(BacaSenior Indonesia Idol Reunian di Laga Grand Final antara Abdul dan Maria)

Kegembiraan semakin lengkap di kalangan alumni IISIP 1993 saat dihibur grup band akustik Remikustik yang dimainkan oleh para penyandang disabilitas. Vokalis Remikustik Andin Komala merupakan artis pendatang baru yang memiliki talenta bermusik yang sangat baik. (anton/ys)