Saturday, 20 October 2018

Pos TNI AL Benoa Bantu Pengamanan dan Evakuasi Wisatawan Korban Gempa Lombok

Selasa, 7 Agustus 2018 — 17:03 WIB
Wisatawan asing dan lokal yang dievakuasi dari Gili Trawangan dan lainnya dengan Kapal Laut.(Ist)

Wisatawan asing dan lokal yang dievakuasi dari Gili Trawangan dan lainnya dengan Kapal Laut.(Ist)

BALI – Pos TNI AL (Posal) Benoa, Posal jajaran dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar LAntamal V bersama-sama Instansi terkait membantu pengamanan dan pelaksanaan Evakuasi ratusan wisatawan yang terjebak di Gili Trawangan Lombok, dengan menggunakan KM Binaiya dari PT. Pelni yang tiba di Pelabuhan Benoa, Bali, Senin (6/7/2018).

Menurut Kepala Cabang PT Pelni, Dadang Rukmana, kapal berkapasitas 970 orang milik keagenan PT Pelni, ini mengalami keterlambatan masuk Pelabuhan Benoa karena merapat ke Gilitrawangan Lombok untuk mengangkut atau mengevakuasi para wisatawan yang terjebak pasca gempa Lombok.

“Wisatawan sendiri terdiri wisatawan lokal maupun asing dengan jumlah masih tentatif,” ujar Dadang.

Menurut Dadang, mengingat kapal tidak bisa sandar saat ini para wisatawan diangkut dari pulau dengan menggunakan speed boat dinaikan ke kapal KM Binaiya menuju Benoa, Bali.

Sebanyak 417 orang penumpang diturunkan dari KM Binaiya di Pelabuhan Benoa, Bali, Senin (6/8) pukul 23.30 Wita. Dari total penumpang, 86 orang adalah penumpang dari Gilitrawangan, terdiri dari  31 WNA dan 55 WNI.

Selanjutnya, pada pukul 01.20 Wita Selasa dini hari (8/8) tiba kembali di dermaga Bounty Pelabuhan Benoa Bali, KM Bounty Cruise dengan mengevakuasi penumpang dari Gili Trawangan sebanyak 541 orang dan KM. Patagonia sebanyak 190 orang yang terdiri dari Wisman dan Domestic.

Dari para penumpang yang sudah tiba di Pelabuhan Benoa dievakuasi menuju hotel di kawasan Seminyak, Kuta, Uluwatu, Tanjung Benoa dan Ubud dengan menggunakan bus.

Pangkalan TNI AL Denpasar dalam hal ini Pos TNI AL Benoa melaksanakan perbantuan dan pengamanan evakuasi bersama-sama jajaran terkait diantaranya dari TNI AD, Dipolair Polda Bali, Basarnas Bali, BPBD Provinsi Bali, Dirjen Navigasi, Unit Kesehatan Pelabuhan Benoa, Karantina Pelabuhan Benoa saling bersinergi membantu pelaksanaan evakuasi di Pelabuhan Benoa Bali.

Menurut Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Benoa hari ini, Selasa (8/8) akan datang lagi dan dievakuasi melalui pelabuhan Benoa Bali beberapa kapal yang akan mengangkut korban gempa bumi dari Gili Trawangan Lombok NTB.(tri)