Sunday, 18 November 2018

Anak Buah SBY Berang Tuding Prabowo Jenderal Kardus

Rabu, 8 Agustus 2018 — 22:31 WIB
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.(ikbal)

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.(ikbal)

JAKARTA –  Anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) , yakni Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arif berang terhadap sikap Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang disebut telah memilih uang ketimbang partai koalisi. Koalisi Gerindra – Demokrat terancam bubar.

Kekesalan itu diluapkan oleh Andi dalam akun Twitter resminya @AndiArief__ bahkan dia sebut Prabowo sebagai Jenderal Kardus.

“Prabowo ternyata kardus. Malam ini kami menolak kedatangannya ke Kuningan. Bahkan keinginan dia menjelaskan lewat surat sudah tak perlu lagi. Prabowo lebih menghargai uang ketimbang perjuangan. Jenderal kardus,” kata Andi Arief dalam cuitannya, Rabu (8/8/2018).

Dia sebut Prabowo sebagai Jenderal Kardus karena memilih uang ketimbang perjuangan. Yang dia maksud adalah Prabowo lebih memilih Sandiaga Uno untuk menjadi cawapresnya setelah dikabarkan merogoh kocek Rp 500 miliar untuk membayar PAN dan PKS.

“Jenderal Kardus punya kualitas buruk, kemarin sore bertemu Ketum Demokrat dengan janji manis perjuangan. Belum dua puluh empat jam mentalnya jatuh ditubruk uang Sandi Uno untuk mengentertain PAN dan PKS,” ungkap Andi.

Dia menambahkan, langkah Prabowo tersebut sangat berseberangan dengan langkah Demokrat yang telah menjalin koalisi dengan Gerindra untuk sama-sama berjuang dalam kontestasi Pilpres 2019.

“Partai Demokrat tidak alami kecocokan karena Prabowo dalam menentukan cawapresnya dengan menunjuk orang yang mampu membayar PKS dan PAN. Ini bukan DNA kami,” ujar dia. (Yendhi/win)