Wednesday, 26 September 2018

Jika Tidak Dapat Posisi Cawapres, PKS legowo

Rabu, 8 Agustus 2018 — 19:26 WIB
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. (Yendi)

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. (Yendi)

JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih ngotot mengajukan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al Jufri sebagai pendamping Prabowo dalam kontestasi Pilpres 2019.

Prabowo pun masih sibuk membangun komunikasi antar partai koalisi PKS-PAN-Demokrat. Pasalnya, dari ketiga partai koalisi menginginkan calonnya bisa dijadikan capres Prabowo.

PKS mengajukan Salim Segaf Al Jufri, PAN menginginkan Ustad Abdul Somad, sedangkan Demokrat menyodorkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Hingga saat ini, belum ada titik terang siapa yang cocok mendampingi Prabowo.

Siang ini, Prabowo usai bertemu dengan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al Jufri di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan. Kendati demikian, belum ada informasi mengenai hasil pertemuan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, pembicaraan antara Prabowo dan Salim berlangsung dengan baik. Bahkan dia sebut PKS akan legowo jika tidak mendapat posisi cawapres.

“Legowo (jika tidak cawapres), pokoknya PKS suasananya riang gembira, tadi saya bersama Presiden (PKS), Bendahara Umum (PKS), Pak Prabowo bertemu dengan Habib Salim,” ucap Muzani di kediaman Prabowo Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018).

Bahkan, dia menyebutkan bahwwa  pertemuan berlangsung dengan lancar serta semua pihak dari Gerindra maupun PKS berakhir menyenangkan.

Ustad Abdul Somad sendiri secara pribadi sudah menolak disandingkan dengan Prabowo karena memilih menjadi pendakwah. Jika Salim legowo tidak jadi cawapres maka menyisakan nama AHY. Kendati demikian, Muzani masih enggan berkomentar.

“Nanti akan diumumkan oleh yang bersangkutan (Prabowo), tapi tadi membahas hal-hal bagaimana PKS tetap bersama dengan kami,” pungkas dia. (Yendhi/win)