Saturday, 15 December 2018

Mau Misahin Malah Kena Tusuk Untung Tak Sampai Wasalam

Rabu, 8 Agustus 2018 — 7:19 WIB
selingkuh

JADI juru damai kadang bisa mati konyol. Ini dialami oleh Daniel, 32, dari Bangka. Dia mencoba melerai tetangganya yang ribut, tapi malah ditusuk oleh Samsi, 28, yang baru ribut sama bini. Masalahnya, justru Daniel sendiri yang menyelingkuhi bini Samsi. Jadi begitu ketemu, langsung hajar saja sekalian!

Banyak kisah TTM (Tetangga Tapi Mesra) di lingkungan kita. Ada yang mencuat ke permukaan, ada yang tidak terdeteksi seismograf (pencatat gempa). Yang segera ketahuan bisa ribut antar-tetangga. Yang tak ketahuan bisa terjadi ada satu anak dua bapak, karena mereka sama-sama jadi pemilik saham.

Kisah Daniel dari  Bangka ini tak begitu jelas, sudah sampai pelepasan saham 51 persen apa belum. Yang pasti keakraban dia dengan Ny. Titiek, 27, sangat memancing kecemburuan Samsi selaku suaminya. Mereka memang bertetangga, tapi masa keakraban mereka sampai segitunya. Meski Daniel bukan suaminya, tapi Titiek suka coblak-cablek (memukul ringan) tubuh lelaki tetangga itu tanpa sungkan.

Bila ada yang menuduh Titiek-Daniel sebagai TTM, juga wajar saja. Sebab istri Samsi ini suka kirim masakan atau makanan ke rumah Daniel. Pendek kata, setiap di rumah masak istimewa, Daniel pasti ikut merasakannya. Kebetulan Titiek ini memang bisnis katering kecil-kecilan, suka dimintai tolong tetangga masak ini itu. Otomatis bibir Daniel ikut klimis dapat kiriman Ny. Titiek.

Yang membuat Samsi mulai dibakar cemburu, ada informasi bahwa saat Titiek belanja sayur mayur untuk keperluan katering suka diantar Daniel. Nah, di sinilah Samsi mulai mereka-reka dan menganalisa. Jangan-jangan mereka memang pasangan TTM. Melihat keakraban keduanya, Samsi pun menduga bahwa memang sudah terjadi koalisi dan berlanjut ke eksekusi.

Sekali waktu Samsi tak mampu lagi memendam rasa cemburunya. Istrinya pun diinterogasi sejauh mana hubungannya dengan Daniel. Titirk mencoba berkelit, namanya tetangga yang hubungan nggak jauh-jauhlah. Bukanlah tolong menolong adalah adabnya orang bertetangga. Berbagi makanan dengan tetangga kan juga merupakan ajaran agama.

Karena Ny. Titiek pinter berkelit macam pengacara bakpao, omongan Samsi mulai keras. Tapi istrinya ternyata juga membalas bicara keras. Hal ini lama-lama terdengar oleh Daniel yang memang tetangga dekat. Tanpa bermaksud mencari Nobel Perdamaian, dia datang melerai yang sedang berantem. “Ada apa sih Mbak, sama suami kok ribut. Jangan keras-keras, malu sama tetangga,” tegur Daniel dengan wajah bebas dosa.

Kehadiran Daniel itu justru menambah kemarahan Samsi. Dianggapnya lelaki tetangga ini sok pahlawan, dia ganti musuh dengan menuduh Daniel memang lelaki musang berbulu ayam. Belum juga si tetangga bertanya, langsung saja ditusuk. Untung saja tak mengenai bagian yang rawan. Dalam kondisi mandi darah Daniel dilarikan ke rumahsakit oleh para tetangga, sementara Samsi jadi urusan polisi.

Kasus penganiayaan tetangga ini kini sudah sampai di Pengadilan Negeri Sungai Liat. Setelah beberapa kali sidang, Samsi divonis 2 tahun penjara, sementara perselingkuhan Titiek-Daniel tak terbukti. Suka tidak suka, Samsi harus menghuni hotel prodeo di Lapas Bukitsemut.

Kasihan, istri di rumah bakal nganggur dirubung semut. (BPC/Gunarso TS)