Wednesday, 17 October 2018

Panitia #2019GantiPresiden: Ada Deklarasi Dukung 2 Periode Kami Tak Usil

Rabu, 8 Agustus 2018 — 17:26 WIB
Ketua pelaksana #2019GantiPresiden Banten Sudrajat Syahrudin (tengah pegang kertas)

Ketua pelaksana #2019GantiPresiden Banten Sudrajat Syahrudin (tengah pegang kertas)

SERANG  – Deklarasi #2019GantiPresiden yang rencananya akan dilaksanakan pada Jumat (10/8/2018) di Kota Serang mendapat penolakan dari berbagai pihak.

Deklarasi yang semula akan digelar Alun-alun Barat dan Stadion tidak mendapatkan izin karena berbarengan dengan obor Asean Games dan persiapan HUT Kota Serang dan Kemerdekaan. Begitupan dengan rencana yang digelar di Makbaroh Sultan Maulana Yusuf ditolak warga karena akan mengganggu peziarah.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Pelaksana #2019GantiPresiden Banten Sudrajat Syahrudin menilai pro kontra dalam setiap perhelatan merupakan sesuatu yang lumrah dan biasa, tergantung dari sudut pandang mana masyarakat menilai.

“Dari sudut pandang hukum, kegiatan deklarasi adalah kegiatan yang sah, legal dan konstitusional. Jadi justru kami bertanya kepada para pihak yg menolak, landasan hukum apa yg dipakai sebagai dasar rujukan penolakan tersebut?,” tuturnya, kepada wartawan, Rabu (8/8/2018).

Jikapun deklarasi ini dianggap sebagai sebuah siasat, Sudrajat mengajak masyarakat bersiasat dengan baik, dewasa dan  bertenggang rasa. Menghormati dan menghargai hak konstitusional  dan hak politik orang lain.

“Kami tahu sudah banyak kelompok masyarakat di Banten yang sudah mendeklarasikan dukungan 2 periode kepada petahana. Apakah kami usil kepada kelompok masyarakat itu? Jangankan menolak, usil saja kami tidk pernah. Jadi kami minta jangan dibedakan,” ucapnya.

Jadi kepada para pihak yang menolak acara deklarasi tagar 2019 ganti presiden, dirinya memohon jangan menyikapi acara ini terlalu berlebihan, apalagi ada upaya memprovikasi masyarakat yang seolah-olah dihadapkan dengan masyarakat lainnya.

“Kami minta hentikanlah cara-cara kuno seperti itu yang justru tidak mendidik masyarakat. Mari bermain cantik dan cerdas. Jika tdk setuju dengan acara deklarasi kami mbok ya jangan di tolak lah bikin saja acara serupa dengan visi yang berbeda,” ujarnya.

“Insya Allah kami tidak menolak, malah kami turut mendo’akan semoga acaranya lancar, sukses dan masyarakat tercerahkan setelah mengikuti acara tersebut,” tambahnya. (haryono/win)