Tuesday, 25 September 2018

Dikabarkan Hilang, Pemuda Ini Ditemukan Sudah Terkubur di Kebun

Kamis, 9 Agustus 2018 — 21:44 WIB
ilustrasi

ilustrasi

BOGOR – Mayat seorang pemuda ditemukan terkubur  di sebuah kebun milik warga di Kampung Bojong Rangkas, RT 06/05, Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor Kamis (9/8/2018).

Mayat pemuda ini  ditemukan  warga Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, dan kini dalam penyilidikan polisi. Mayat pemuda ini ditemukan kuburannya di sebuah kebun milik warga di Kampung Bojong Rangkas, RT 06/05, Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor Kamis (9/8/2018).

Hasil identifikasi, jasad pemuda ini  bernama Anton 23, warga Gang Pangkalan II, Kecamatan Ciampea. Anton dikabarkan hilang sejak dua minggu lalu.

Menurut informasi, temuan kuburan Anton ini bermula dari laporan Atin 30, kakak Kandung Anton. Atin kepada wartawan menuturkan, awalnya pada  hari kamis minggu lalu, jelang siang hari, korban dijemput oleh AS 23, dan IG 19. Mereka lalu menuju ke rumah AS. Menurut Atin, awalnya ia menduga, saat dijemput, akan membahas masalah sepeda motor milik Anton, adiknya.

“AS dan IG ini teman sejak kecil dan tinggal di satu kampung. Makanya ketika dijemput, saya nggak curiga. Namun saat Anton nggak pulang-pulang, saya curiga. Saya cari keberadaannya namun tidak ketemu. Saya datangi tempat tongkrongan anak muda juga tidak ada yang tahu. Sementara AS dan IG ngakunya Anton sudah pulang. Padahal di rumah tidak ada,” ujarnya.

Berselang empat hari yakni tepatnya  hari Senin (7/8/2018), dirinya yang makin cemas, lalu melapor Anton sebagai orang hilang ke Kapolsek Ciampea. Laporan ini ditindaklannjuti polisi dengan melakukan penyelidikan.

Sejumlah sumber didatangi, guna menggali informasi. AS dan IG sebagai orang yang terakhir bersama korban dimintai keterangan. Keterangan yang berbelit dan terkesan berbeda, membuat penyidik curiga.

“Awalnya mereka tidak mengaku. Keterangan yang berputar-putar. Kami curiga, lalu kami lakukan pengeledahan dirumah keduanya. Hasil geledah Kamis pagi, penyidik temukan sepeda motor korban yang mesinnya sudah mutilasi oleh keduanya,” kata Kapolsek Ciampea Kompol Adi Fauzi.

Saat motor korban ditemukan sebagai petunjuk, ada warga pemilik kebon melapor, karena merasa ganjil dengan tumpukan tanah basah.

Ketua RW 05, Nanang Hamdani yang mendapat laporan ini lalu bersama Endi, pemilik kebon kelokasi. Dari lokasi, mereka mencium ada bau tak sedap di lokasi kebun miliknya. Bau bangkai manusia ini menjadi petunjuk bukti berikutnya.

“Tanah gundukan basah awalnya dikira bangkai binatang. Karena penasaran, Endi pemilik kebon gali. Ternyata jasad manusia.  Takut disalahkan, informasi ini lalu diteruskan ke polisi,”paparnya.

Ratusan warga mendatangi lokasi dan mengenal.jasad tersebut. Keluarga korban
langsung histeris. “Hasil dugaan polisi sementara, jasad korban ini sudah hampir seminggu di kubur, setelah lebih dulu dibunuh,”ujarnya.

Walau jasad korban dan motornya sudah ditemukan, kedua terduga masih bersikukuh, jika mereka bukanlah pelakunya. “Hasil sementara, ini pembunuhan berencana,” kata Kapolsek sambil menambahkan, penyidik masih mendalami motif kejadian dari kasus dengan ancaman pidana penjara 20 tahun ini.  (yopi/win)