Wednesday, 19 December 2018

Begini Ketentuan KPU

Jadi Cawapres, Sandi Nggak Wajib Mundur dari Jabatan Wagub

Kamis, 9 Agustus 2018 — 12:15 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI (kibal)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI (kibal)

JAKARTA – Nama Sandiaga Uno menguat menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto di akhir-akhir batas pendafataran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Seiring hal itu, isu Sandi bakal meletakkan jabatannya sebagai Wakil  Gubernur DKI Jakarta menyebar.

Jika betul akan bertarung di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, sebenarnya tidak ada ketentuan Sandi harus mengundurkan diri dari jabatannya saat ini. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dalam Peraturan KPU Nomor 22 Tahun 2018 tentang Pencalonan Peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden menyebut Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan berkompetisi di Pilpres tidak harus mundur.

Pasal 9

(2) Bagi bakal calon yang berstatus sebagai pejabat negara, anggota Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pegawai Negeri Sipil, atau karyawan atau pejabat Badan Usaha Milik Negara,
Badan Usaha Milik Daerah, atau Badan Usaha Milik Desa, wajib mengundurkan diri.

(3) Persyaratan pengunduran diri sebagai pejabat negara sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dikecualikan bagi Presiden, Wakil Presiden, pimpinan dan anggota Majelis
Permusyawaratan Rakyat, pimpinan dan anggota DPR, pimpinan dan anggota DPRD, gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota.

Bagi gubernur, wakil gubernur, bupati,
wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota, KPU memberi syarat harus mengajukan izin terlebih dahulu kepada Presiden. Izin dari Presiden tersebut disampaikan ke KPU sebagai syarat pendaftaran.

Pasal 10 huruf (a)

13. telah mengajukan permohonan izin kepada Presiden bagi gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota, dilengkapi dengan surat izin.

Sementara itu menanggapi isu pengunduran dirinya, Sandiaga tidak menjawab secara tegas. Politisi Partai Gerindra tersebut hanya mengatakan hingga saat ini dirinya masih sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

” Saya belum bisa berkomentar. Kalau undur diri hari ini saya masih bertugas. Per detik ini saya bertugas. Belum ada surat pengunduran diri,” kata Sandiaga di Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (9/8/2018). (ikbal/tri)