Tuesday, 14 August 2018

Janda Cantik Hamil 2 Bulan Mati Di Tangan Lelaki Sadis

Kamis, 9 Agustus 2018 — 7:50 WIB
seret

SADIS banget Ngasirun, 57, sebagai lelaki. Kekasih gelap hamil tak mau tanggungjawab, janda Kartinah, 37, malah dibunuh dan dibuang ke kali. Ketika terungkap dan ditangkap, Ngasirun masih berani berkilah, si jandalah yang minta dibunuh, karena hamil 2 bulan tanpa suami. Yang benerrrrr……?

Di mana-mana selalu ada lelaki petualang, yang mau enaknya tapi ogah anaknya. Ada janda cantik dikejar-kejar sampai bertekuk lutut dan berbuka paha. Tapi begitu apa yang dimau sudah ketemu, mulai berkelit dan tak mau tanggungjawab. Tentu saja si wanita tak mau hanya dijadikan pelampiasan nafsu. Celakanya, dimintai tanggungjawab, solusinya malah niru pelawak Kadir, “Tak bunuh kamu!”

Ngasirun warga Tanjungpinang, Bangka Belitung, ternyata lelaki petualang penuh bakat. Di rumah sudah ada anak istri, masih juga nginceng janda temannya bekerja di perusahaan real estate. Tapi terus terang harus dikatakan, Kartinah itu janda cantik di kelasnya. Bodinya masih sekel nan cemekel, sehingga Ngasirun kepengin ngingel-ingel (menggeluti).

Jika dilihat dari perbandingan usia, sebetulnya Ngasirun sudah mati kartu. Mana mau Kartinah dipacari lelaki gaek, yang beda usia sampai 20 tahun. Kaya raya juga tidak dan lagi pula dia kan sudah punya anak istri. Memangnya mau dipoligami? Sori ya, Kartinah tak mau menyakiti kaumnya sendiri.

Pernah Kartinah menolak cinta Ngasirun, tapi lelaki ini pantang menyerah. Sering dikirimi pulsa sebulan Rp 100.000,- diajak makan-makan bersama teman-teman termasuk wedangan, eh…..lama-lama lengket juga. Ketika Kartinah sudah mau diajak pergi berdua saja, Ngasirun pun mulai pasang kuda-kuda. Sekali waktu janda cantik itu berhasil dibawa ke hotel dan dari koalisi itu dilanjutkan dengan eksekusi.

Sejak itu Kartinah menjadi wanita yang jinak-jinak merpati. Sebab setelah diajak kencan beberapa kali, akhirnya “nelur” sendiri. Maksudnya, hamil di luar nikah dan usia kandungan sudah 2 bulan. Celakanya, ketika Ngasirun didesak untuk menikahi, tidak mau. Tentu saja Kartinah tak mau jadi korban sia-sia, asal ada kesempatan dia selalu mendesak, persis PKS yang mendesak Gerindra agar pakai Cawapres dari kadernya.

Pusing betul kepala Ngasirun. Sejak itu kemudian muncul niat jahat untuk melenyapkan saja. Maka dengan pura-pura mau diajak jalan-jalan pakai mobil, begitu lengah Kartinah langsung dipentung pakai kayu berulangkali sampai wasalam. Janda dari Bukit Cermin itu langsung dibuang ke sungai Sei Wacopek sampai ditemukan penduduk.

Berdasarkan penyelidikan, kecurigaan mengarah ke Ngasirun. Dia tak bisa berkutik, karena bukti-buktinya tak terbantahkan. Yang aneh, dalam pemeriksaan dia mengaku bahwa dia sebetulnya tak ada niat membunuh. Tapi Kartinah mendesak terus agar dibunuh saja, karena hamil tanpa suami.

Ngarang tapi di luar logika. (JPNN/Gunarso TS)