Wednesday, 17 October 2018

SSR Jakarta Sasar Pelajar SMK Ikuti Pelatihan dan Magang Multimedia

Kamis, 9 Agustus 2018 — 10:44 WIB
Sejumlah tenaga pengajar SSR Jakarta dan Kepsek SMK Taruna Sakti Purwakarta Yayang Gilang Sonjaya. (dadan)

Sejumlah tenaga pengajar SSR Jakarta dan Kepsek SMK Taruna Sakti Purwakarta Yayang Gilang Sonjaya. (dadan)

PURWAKARTA – SSR berkomitmen membangun generasi muda multimedia, kini menyasar para pelajar SMK se-seantero Indonesia.

Para pelajar akan dibekali segudang keilmuan dibidang multimedia seperti seni animator, cinematography, audio dan recording.

Seperti yang dilakukan wadah penggemblengan talenta SSR Jakarta di SMK Taruna Sakti Purwakarta seharian kemarin.

SSR menurunkan tutor jagoannya dari berbagai negara seperti UK Manchester, Argentina dan Pilipina.

“Kenapa sekarang kami bergeser mencari generasi mileneal diberbagai daerah di Indonesia, karena potensi itu tersedia banyak disini. Pemerintah melalui Kemenperin dengan program Indonesia Kreatif 2018 mendukung penuh,”ucap Miss Sandra, tenaga pengajar SSR Jakarta dari Pilipina.

Untuk diketahui SSR yang bermarkas di Jakarta, merupakan lembaga pendidikan yang secara khusus mengedukasi generasi muda dibidang perfilman, animator, rekaman, games dan audio.

Sandra menyadari bahwa pemahaman masyarakat akan berharganya industri tersebut masih sangat minim.

“Mereka tak menganggap lahan pekerjaan menjanjikan. Padahal bila sudah tahu, dari industri animator bisa meraup uang milyaran rupiah. Coba perhatikan pada iklan ditelevisi menyajikan animator hitungan detik milyaran rupiah,”ungkap Sandra, dalam bahasa Indonesia bercampur Tagalog berbata-bata.

Untuk itu, lanjut Sandra, pihaknya tak mau menyia-nyiakan pangsa pasar Indonesia yang potensial tersebut, namun masih belum tersentuh seluruhnya. “Kegiatan ini salah satunya menuju kesana,”jelas dia.

Kepsek SMK Taruna Sakti Yayang Gilang Sonjaya menyatakan demography Indonesia 2020 mendatang menuntut generasi milineal harus menguasai iptek termasuk segudang keilmuan dibidang ini. “Kalau tidak kita tertinggal,”ucap Gilang. (dadan/tri)