Tuesday, 14 August 2018

Mahasiswa Nilai Pembangunan Kota Serang Jalan Ditempat

Jumat, 10 Agustus 2018 — 14:18 WIB
HAMAS menggelar aksi unjuk rasa depan gedung DPRD Kota Serang, Jumat (10/8/2018).

HAMAS menggelar aksi unjuk rasa depan gedung DPRD Kota Serang, Jumat (10/8/2018).

BANTEN – Memasuki usia ke-11, pembangunan di Kota Serang dinilai jalan ditempat. Penilaian itu diungkapkan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas) saat menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Kota Serang, Jumat (10/8/2018).

Hamas menilai, Pemkot Serang tidak serius dalam merealisasikan pembangunan yang tertuang dalam visi misi Kota Serang yang madani.

“Saat ini Kota Serang sudah menginjak usia ke 11 tahun, namun masih banyak persoalan yang terjadi. Seharusnya Pemerintah Kota Serang lebih berkomitmen dalam memperbaiki dan terus berinovasi dalam menuntaskan persoalan yang belum terselesaikan, sebagaimana citra kota madani,” ungkap Ketua PP Hamas, Kosasih.

Sebagai ibu kota Provinsi Banten, seharusnya mampu menjadi panutan dalam kehidupan bermasyarakat. Pemerintahan yang lebih baik kepada masyarakat serta dapat memperbaiki tata kelola kota yang dapat menjadi sebuah keindahan Ibukota Provinsi Banten.

“Kami menilai visi dan misi Kota Serang oleh Pemerintah Kota Serang belum terwujud sepenuhnya. Visi dan misi Kota Serang haruslah menjadi dalam pelaksanaan kinerja pemerintah Kota Serang sehingga dalam penjalanan kinerja pemerintah dapat menangani berbagai persoalan dan perbaikan menjadi lebih baik, namun dalam hal ini pemerintah dianggap belum dapat menjalankan visi dan misi Kota Serang secara maksimal,” ujarnya di sela-sela aksi.

Saat ini, dikatakan Kosasih, warga Kota Serang tidak begitu merasakan dampak dari kinerja pemerintah, apalagi di dalam situasi saat ini legislatif haruslah dapat mengontrol aktif kepala daerah dengan baik agar dapat menciptakan stabilitas dalam menjalankan kinerja yang maksimal.

Tata kelola kota oleh pemerintah harus dilakukan dengan baik sehingga tatanan kota  tidak semrawut. Kesenjangan sosial yang terjadi pun tidak luput dari perhatian karena berdampak terhadap kehidupan bermasyarakat lalu berbagai sektor penting seperti lapangan pekerjaan, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur pun menjadi polemik yang tiada hentinya yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat Kota Serang.

“Untuk itu kami berharap pada pemimpin ke depan, pemkot harus mampu mewujudkan visi dan misi Kota Serang, optimalkan tata kelola Kota Serang, tuntaskan kesenjangan sosial, segera perbanyak lapangan pekerjaan,” harapnya. (haryono/mb)