Saturday, 15 December 2018

Gempa Lombok

Penyaluran Bantuan Terkendala Sulitnya Medan

Jumat, 10 Agustus 2018 — 19:12 WIB
Petugas gabungan TNI dan Polri menyalurkan bantuan untuk korban gempa di Lombok, NTB. (Puspen TNI)

Petugas gabungan TNI dan Polri menyalurkan bantuan untuk korban gempa di Lombok, NTB. (Puspen TNI)

LOMBOK – Pengiriman bantuan korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui udara terus dilakukan. Bantuan logistik diterbangkan ke daerah Kahyangandan daerah Bayan yang sulit dijangkau kendaraan melalui jalur darat. Pengiriman bantuan terus dilakukan agar bantuan dapat digunakan oleh korban gempa.

(BacaLewat MUI, Arab Saudi Gelontorkan Rp1 Miliar Bantu Korban Gempa Lombok)

Danrem 162/Wira Bhakti, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani selaku Komandan Penanganan Darurat Bencana (PDB) Gempa Lombok memaparkan, sebanyak tiga titik terparah khususnya Kahyangan, Gangga dan Bayan sudah dapat dikirimkan logistik melalui udara. “Pengiriman ini sebagai bentuk respon cepat terhadap laporan atas kondisi kesulitan masyarakat korban gempa,” ucapnya, di Posko PDB, lapangan Tioq Tata Tunaq, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, Jumat (10/8/2018).

(BacaTentara Lakukan Terapi Trauma Healing Pada Anak-Anak Korban Gempa Lombok)

bantuan tni untuk gempa lombok-tni

Menurutnya, salah satu kendala yang ditemukan dalam penyaluran bantuan adalah sulitnya medan untuk pendaratan helikopter. “Sebagian besar tanah lapang diisi oleh pengungsi dan juga terdiri dari pasir dan kerikil yang dapat berdampak terhadap pendaratan,” tuturnya.

(BacaLombok Diguncang Gempa Lagi, Kaki Nana Mirdad Gemetaran)

Lebih lanjut ia menyampaikan, logistik di Posko PDB dapat terdistribusi dengan lancar dan baik. “Setiap bantuan yang datang kami targetkan dalam waktu 1×24 jam segera didistribusikan berdasarkan data yang ada dan di-update setiap harinya,” imbuhnya. (Puspen TNI/ys)