Tuesday, 14 August 2018

Bursa Wagub DKI Mardani Didorong, M. Taufik Prematur

Sabtu, 11 Agustus 2018 — 14:16 WIB
Diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat,  Sabtu (11/8/2018).(ikbal)

Diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8/2018).(ikbal)

JAKARTA – Juru bicara DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid mengungkapkan nama Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kini tengah dibahas untuk menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta seiring pengunduran diri Sandiaga Uno.

Kholid mengatakan sosok pengganti Sandi kini tengah digodok oleh partainya dengan Gerindra dan menjadi kewenangan para pimpinan partai untuk menentukan.

” Ya (Mardani), nama-nama itu sedang dibicarakan siapakah nama spesifiknya, itu hak pimpinan. Antar pimpinan PKS dan Gerindra siapakah yang cocok. Karena secara undang-undang itu haknya Gerindra dan PKS untuk mengajukan,” katanya di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8/2018).

Dia menjelaskan baik Gerindra dan PKS akan mempersiapkan kader terbaiknya untuk menduduki kursi Wagub DKI. Khalid menandaskan sosok yang akan menggantikan Sandi merupakan sosok yang dinilai sepadan.

(Baca : Begini Hitungannya Kenapa Kursi Wagub DKI Jatah PKS)

“Saya yakin partai Gerindra dan PKS akan memberikan kader terbaiknya sebagai gantinya Bang Sandi. Tentu kita akan mencari kualifikasi yang  tidak jauh berbeda dengan Bang Sandi, minimal yang sama,” ujarnya.

Pada bursa calon pengganti Sandi ada dua nama yang disebut-sebut memiliki peluang besar. Dari PKS adalah Mardani sedangkan dari Gerinda yakni Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik.

Sementara itu ditemui dalam kesempatan yang sama, Ketua bidang Hukum DPP Partai Gerinda Habiburrokhman mengatakan nama   sosok yang muncul pengganti Sandi di Balaikota, termasuk nama Taufik, sebagai sesuatu yang terlalu dini.

” Itu masih prematur,” tandas Habiburrokhman singkat. (ikbal/tri)