Wednesday, 15 August 2018

Celurit yang Melukai Pelajar SMK Bogor saat Tawuran Ditemukan

Sabtu, 11 Agustus 2018 — 15:08 WIB
Korban tawuran masih kritis terbaring di rumah sakit. (Angga)

Korban tawuran masih kritis terbaring di rumah sakit. (Angga)

DEPOK –  Anggota Reskrim Polsek Bojonggede berhasil mengamankan sebilah celurit  yang diduga digunakan untuk tawuran dan melukai seorang pelajar SMK di Bojonggede.

Kapolsek Bojonggede Kompol Agus Koster Sinaga mengungkapkan, senjata tajam tersebut ditemukan dari hasil penyisiran anggota yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Bojonggede Iptu Jajang Rahmat di lokasi tawuran perlintasan rel kereta Kedung Waringin.

“Bersama anggota kita lakukan penyisiran di TKP hingga radius 500 meter dn berhasil menemukan sebilah celurit. Diduga senjata tajam yang ditemukan adalah milik pelaku  yang membacok korban,” ujar Agus  diruang kerjanya, Sabtu (11/8/2018) siang.

Kompol Agus dalam proses penyelidikan, pihaknya telah berhasil mengamankan saksi 5 orang diantaranya teman-teman korban dan warga sekitar.

“Berdasarkan keterangan teman korban, tawuran dua kelompok SMK ini melibatkan 15 orang dari SMK korban dan 20 orang dari SMK lawan. Kejadianya begitu cepat hingga korban terkena bacokan dan  langsung ditolong ojek ke RS Citama Pabuaran,” katanya.

Kompol Agus mengungkapkan wilayahnya hanya kebagian lokasi tawuran saja. “Tempat kita hanya TKP buangan untuk lokasi tawurannya saja. Dari pengakuan saksi teman korban terlebih dahulu janjian melalui media sosial mau tawuran,” tambahnya.

Pihaknya akan memanggil kedua sekolah baik dari kubu korban maupun diduga dari pelaku. “Intinya kami akan pertemukan kedua belah pihak untuk dimintai keterangan dan kesepakatan untuk stop tawuran,” paparnya.

Sebelumnya, Indra Maulana, 17, SMK kelas 1 jurusan Teknik Kendaraan swasta di Bogor ini, sekujur tubuhnya mendapat luka bacokan senjata tajam jenis celurit dan kini masih dirawat intensif di RS Citama Pabuaran Bojonggede, Jumat (10/8). Korban diserang kelompol pelajar SMK lain asal Bogor, saat sedang tawuran. (Angga/tri)