Tuesday, 14 August 2018

Main Film ‘Doyok, Otoy, Ali Oncom’: “Ini Akting AntiMainstream !”

Sabtu, 11 Agustus 2018 — 6:59 WIB
Foto instagram

Foto instagram

LAURA Basuki identik dengan drama, tangis, cinta cintaan, romansa, perempuan anggun dan kalm. Namun dia tampil berbeda untuk peran di film terbarunya berjudul ‘DOA (Doyok, Otoy, Ali Oncom) Cari Jodoh’.  Ia jadi cewek gampangan,  agresif dan nakal. Dan ini yang pertamakalinya – dia menjadi ‘shemale’ alias waria.

“Nggak mikir dua kali waktu dapat tawaran itu, saya langsung terima, “ kata Laura dengan ceria, di Bioskop Plaza Senayan XXI . Sebagai aktris, dia merasa tertantang.
“Nggak perlu baca skenario, penginnya langsung syuting. Happy banget. Ini syuting film yang berkesan, bahagia banget,” tutur Laura Basuki, malam kemarin.

Dalam adegan bintang film berwajah cantik oriental ini melakukan kencan buta dengan Fedi Nuril yang memerankan tokoh Doyok.  Agak aneh, sebenarnya,  untuk gadis secantik dia menerima ajakan dari Doyok yang begitu ndeso dan culun. Bahkan begitu agresif menawarkan “test drive”. Belakangan diketahui si wanita cantik dan gampangan itu ternyata waria.

Artis kelahiran Berlin Barat, Jerman Barat, 9 Januari 1988 ini mengatakan dirinya memiliki pengalaman yang menyenangkan saat beradu akting dengan Fedi Nuril (Doyok), Pandji Pragiwaksono (Otoy) dan Dwi Sasono (Ali Oncom).
“Mereka kocak semua,” ucap Laura Basuki.

Doyok, Otoy dan Ali Oncom ini diceritakan sebagai manusia yang berbeda latar belakang namun sama-sama bernasib sial di ibukota. Otoy dan Ali Oncom mengingatkan Doyok untuk segera mencari jodoh karena sudah terlalu lama    melajang.

Awalnya Doyok menjalani kencan buta melalui media sosial dengan Ayu (Laura Basuki), hingga pencomblangan dengan Suci (Titi Kamal). Mereka terbawa ke berbagai petualangan yang lucu dan menegangkan sampai mereka terjebak dalam situasi sulit.

Sekali pun berperan sebagai pemeran pembantu, Laura Basuki mengaku bangga. “Ini akting yang antimainstream,” pungkasnya. film DOA rencananya bakal tayang pada 16 Agustus 2018 mendatang di bioskop seluruh Indonesia.

Film yang diproduseri Manoj Punjabi dan Disutradarai oleh Anggy Umbara ini diadopsi dari Lembergar Harian Pos Kota.

Selain itu MD Pictures juga mengangkatnya ke dalam cerita animasi yang tayang di MNCTV. Animasinya pernah bertengger di posisi atas rating satu dan kini filmmya dianggap sebuah genre komedi yang terkocak di tahun ini. (mia/d)