Saturday, 22 September 2018

Ini Syarat dari Warga Jakarta Bagi Calon Wagub Pengganti Sandi

Senin, 13 Agustus 2018 — 8:36 WIB
komen wrg ttg calon wagub dki

JAKARTA – Warga mendesak siapapun yang menggantikan Sandiaga R. Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, hendaknya dapat meningkatkan pembangunan di Jakarta dan menyejahterakan masyarakat. Namun harus bersih dari kasus korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

“Iya dong harus bersih dari KKN. Masak sebagai Wagub DKI pernah berstatus sebagai koruptor?,” ujar Rudi Hartono (32), warga Kelurahan Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (12/8/2018).

Pernyataan wiraswasta ini, menanggapi kekosongan jabatan Wagub DKI Jakarta setelah Sandi mundur untuk menjadi Cawapres mendampingi Prabowo Subianto. Pasangan Prabowo dan Sandiaga diusung Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk melenggang ke Pilpres 2019.

Partai Gerindra dan PKS selaku partai pengusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat Pilkada DKI Jakarta 2017, akan mengirim dua nama calon pengganti Sandiaga. Nama calon tersebut akan digodok dalam proses pemilihan di DPRD DKI Jakarta.

Taufik, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Gerindra digadang-gadang bakal menjabat DKI 2 alias Wagub DKI. Namun Taufik pernah tersandung kasus korupsi pengadaan barang dan alat peraga Pemilu 2004, saat menjabat Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Ulah Taufik ini merugikan keuangan negara Rp488 juta dan diganjar 18 bulan penjara.

Sedangkan dari PKS tak mau kalah, dan menjagokan Mardani Ali Sera, Ketua DPP PKS. Mardani pernah didapuk sebagai Ketua Tim Pemenangan Anies Sandi.

Persyaratan Wagub DKI Jakarta tidak terlibat KKN juga ditegaskan Miftahudin (38) security di Kelapa Dua, Kecamatan Kebun Jeruk, Jakbar.  “Kami warga Jakarta tentu berharap yang bakal menjadi Wagub DKI Jakarta haruslah yang terbaik, tipe pekerja dan profesional. Jangan kesandung kasus korupsi, karena bisa contoh buruk bagi pejabat lainnya,” kata Miftahudin.

Sebaliknya Romli,55, guru yang tinggal di Kelapa Dua, Kebun Jeruk, Jakbar lebih fleksibel terhadap pengganti Sandiaga. Hanya saja harus bisa bekerja profesional bersama Anies dalam membangun Jakarta.

“Pak Taufik ‘kan sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta tentu sudah berpengalaman di pemerintahan, dan diharapkan cepat beradaptasi dalam memajukan Jakarta agar perekonomian meningkat dan masyarakat sejahtera,” pungkasnya. (rachmi/mb)