Wednesday, 14 November 2018

Prabowo: Ekonomi Indonesia Harus Berdikari, Tanpa Embel-embel Asing

Senin, 13 Agustus 2018 — 22:58 WIB
Prabowo Subianto saat di PPMuhammadiah, Senin (13/8/2018). (cw6)

Prabowo Subianto saat di PPMuhammadiah, Senin (13/8/2018). (cw6)

JAKARTA – Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto mendatangi kantor Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat. Ketua Umum Partai Gerindra itu mengaku berdiskusi banyak dengan PP Muhammadiyah, salah satunya perihal ekonomi bangsa.

“Kami sangat gembira. Tukar menukar  pikran. Ternyata banyak pandangan kita sama. Sudah ada kesadaran  bahwa arah perkembangan ekonomi kita, dimana ekonomi tak bisa dipisahkan dari politik. Ternyata arah ekonomi kita sesungguhnya keliru,” ucapnya di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018).

Tak hanya itu, Prabowo menyebut bahwa pembangunan bangsa ini tak membuat rakyat menjadi makmur dan berdaulat di bidang ekonomi.

“Ternyata kekayaan kita tidak dikuasi oleh rakyat Indonesia. Kekayaan kita mengalir ke luar negeri, sehingga rakyat Indonesia tak menjadi kuat dan sejahtera,” paparnya.

Karena hal itu, Prabowo ingin maju sebagai calon presiden dalam Pilpres 2019 agar dapat membenahi ekonomi Indonesia. Ia pun menegaskan bahwa bangsa  Indonesia harus berdiri di kaki sendiri (berdikari), tanpa ada embel-embel negara asing.

“Bukan menjadi embel-embel dan pesuruh bangsa asing, bukan menjadi tamu di rumah kita sendiri,” tandasnya. (CW6/win)