Sunday, 18 November 2018

Kisah Sedih dari Depok

Rabu, 15 Agustus 2018 — 4:59 WIB
cemburu buta

SEORANG lelaki naik pitam. Marah banget ketika mendengar sang istri merajut cinta dengan lelaki lain. Nggak pikir panjang lagi, dia mencekik wanita yang sudah memberinya dua anak itu, hingga tewas! Ya, sang istri mati dicekik! Inilah kisah sedih di daerah Depok pekan ini.

Begitulah cemburu bisa membunuh. Kasus yang kayak beginian, bukan sekali ini saja  terjadi. Tapi, sering. Lelaki membunuh istri, atau pasangan selingkuhannya, dan sebagainya. Pembunuhnya bisa suami atau istri dengan memakai tangan orang lain. Bisa juga dilakukan oleh pasangan sejenis.

Ya ini, mungkin, soal harga diri, yang memang harganya mahal banget. Ia harus dibayar dengan nyawa. Pertanyaannya, apakah nggak ada jalan lain selain harus membunuh? Bagi harga diri memang nggak bisa ditawar. Tapi, juga bukan soal harga diri, bisa juga karena kemarahan yang memuncak, dan tak bisa mengendalikannya.

Maka, bagi orang yang tak mau menuruti ajakan setan, pasti akan mengelak.”Tidak, saya nggak mampu membunuh! Nggak boleh menghilangkan nyawa orang lain, itu kejahatan. Itu dosa!”

Masih berpikir soal harga diri? Asal tahu saja, kalau mempertahankan harga diri, harus dibayar mahal! Jadi malah rugi. Rugi segala-galanya.

Begitulah  pikiran orang yang sedang emosi? Tentu saja sangat berat sekali. Oleh sebab itu banyak saran, jika sedang marah besar alias emosi, lebih baik pergi, tinggalkan arena pertikaian.

Sudahlah kemana saja. Syukur, bisa ke tempat ibadah, mesjid dan bersujud, minta ampun, sampai hati dingin!

Jadi jangan  pergi ke sarang kejahatan. Banyak orang yang keliru kan? Mau menenangkan diri, melepaskan stres malah pergi ke warung minuman, minum miras. Biar lebih seru, cespleng, nenggak oplosan. Ini mah, bunuh diri, Bung! – (massoes)