Saturday, 17 November 2018

Lihat Cantiknya Istri Bule Nafsu Preman Mengerucut

Rabu, 15 Agustus 2018 — 6:30 WIB
udah ngebet

PREMAN selalu menganggap remeh sanksi hukum. Karenanya bagi Yunus, 31, preman Muaro Jambi, melihat istri bule nan cantik, langsung tergoda untuk menggauli. Habis nafsunya kadung mengerucut. Tapi habis memperkosa Ny. Dalmiah, 40, preman gairah tinggi itu langsung jadi urusan polisi.

Preman lazimnya galak dalam urusan uang. Memaksa minta pada orang, jika tak dikasih siap main tusuk. Tapi ternyata tak selalu preman hanya butuh uang. Jika sedang ngebet, urusan goyang-menggoyang juga jadi kebutuhan utama sebagaimana sembako. Jika tak kesampaian, sebagaimana lazimnya preman, dia siap main kekerasan.

Di Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muarojambi, Yunus terkenal sebagai preman pasar. Dia ditakuti banyak orang, karena jika permintaan uangnya tak dikabulkan, dia berani main ancam untuk mencelakakan orang. Di sinilah bedanya dengan pelawak Kadir. Jika personil Srimulat ini ngomong “tak bunuh kamu” sekedar lucu-lucuan, yang dilakukan Yunus bisa jadi kenyataan. Dia bilang tak tusuk kamu, ya ditusuk beneran.

Namanya juga preman, pekerjaan Yunus setiap hari hanya berkeliaran di sebuah komplek perumahan dekat pasar tempatnya dia berkarier. Belum lama ini dia melintas ke komplek perumahan tersebut. Begitu melihat seorang wanita nampaknya sudah STNK, mendadak nafsunya mengerucut. Wanita bini orang asing (bule) ini memang masih cantik dan seksi menggiurkan. “Kayaknya masih enak dikeloni dan perlu,” begitu batin Yunus.

Tertarik melihat wanita cantik sampai kemudian berpikiran ngeres, itu masih wajar. Yang tak wajar dari manusia bernama Yunus ini, dia mulai mereka yasa bagaimana bisa menyergap bini lelaki asing ini untuk menjadi ajang pemuas nafsu. Dia pun mulai mempelajari situasi di kompleks itu. “O ternyata suaminya suka kerja malam.” Kata batin Yunus ketika dapat data tambahan.

Wah, kebetulan sekali. Maka Yunus mulai merancang strategi kapan bisa menyatroni rumah Ny. Dalmiah, dan segera melepaskan rudal balistik sebagai pengobat nafsu-nafsunya yang kadung mengerucut.

Beberapa malam lalu Yunus benar-benar menyelinap ke rumah Dalmiah sekitar pukul 03.00 pagi. Memang benar dia hanya tinggal bersama anak-anaknya yang masih kecil. Langsung saja dia menyergap Dalmiah yang sedang tidur pulas. Begitu wanita itu mau berontak, langsung saja di preman mengeluarkan pisau. “Macam-macam, tak bunuh kamu!” ancamnya serius.

Dalam kondisi ketakuan Dalmiah pasrah dijadikan medan pelampiasan nafsu menjelang subuh. Habis melepaskan hajatnya, Yunus lagsung pergi dengan santainya. Tahu siapa pelakunya, esuk harinya Dalmiah segera lapor polisi dan preman pasar itu ditangkap. “Melihat kecantikan bini bule ini, nafsu saya langsung mengerucut Pak,” aku Yunus polos.

Nanti di penjara, badanmu juga mengerucut lho. (JPNN/Gunarso TS)