Monday, 19 November 2018

Semangat Tujuhbelasan

Sabtu, 18 Agustus 2018 — 6:10 WIB
uangrakyat

“AYO, ayo, ayo! Bisa, bisa,bisa! Begitu teriakan dan sorak sorai warga di satu gang dalam acara lomba ‘tujuhbelasan’. Mau tahu siapa yang mereka beri semangat? O, itu anak-anak balita. Ya, yang berlomba lari bendera itu bocah berusia, 3-4 tahun. Jadi bisa dibayangkan betapa lucu dan serunya!

Tujuh-belasan memang identik dengan acara lomba. Lomba apa saja, dari makan kerupuk , lari bendera, membawa kelereng, mengambil duit pakai mulut dalam buah jeruk yang dicat hitam pekat, lari karung dan lainnya. Banyak macamlah.

Malah di tempat-tempat hiburan, ada berbagai lomba, coko,lari marathon dengan hadiah yang menarik. Pokoknya lomba tujuhbelasan memang menarik, lucu dan unik! Begitu juga pesertanya siapa saja, dari anak-anak balita sampai kakek dan nenek.

Kali ini yang belangusng di satu gang itu anak balita sedang berusaha dengan sekuat tenaga membawa lari bendera ukuran kecil dan di masukan ke lobang botol. Ya, sayang meleset, dan biasanya ibunya ikutan membantu. Apa boleh buat, biar panitia sudah melarang toh, sang ibu terus menguntit anaknya.

“Curang, curang!” tetiak penoton. Yah, acara tetap berjalan, walau pun disertai tangis dan tawa peserta yang balita. Pokoknya,seru,seru,seru! Dan seksi berikutnya giliran ibu-ibu yang nggak kalah semangatnya, begitu juga ketika giliran bapak-bapak, yang ikutan balap karung. Jangan anggap enteng,tuh! Buktinya seorang bapak yang agak ’belagu’ jatuh tersungkur sebelum finish. “Emang enak?!” Teriak penonton.

Ya, enak nggak enak, mereka tetap semangat merayakn HUT RI, yang ke 73 tahun. Semangat yang luar biasa itulah yang bisa membuat negera ini akan tetap utuh.

Ayo, pimpinan dan pejabat, semangatlah memimpin rakyat. Memajukan negeri tercinta. Jangan ada yang menyimpang!

Siap? Ayo, satu,dua ,tiga! –massoes