Wednesday, 14 November 2018

Wow.. Dafia, si Perebut Emas Pertama, Bakal Kantungi Rp1,5 Miliar

Minggu, 19 Agustus 2018 — 18:39 WIB
Presiden Jokowi mengalungkan medali emas Asian Games 2018 yang diraih Defia Rosmania dari cabang taekwondo. (ikbal)

Presiden Jokowi mengalungkan medali emas Asian Games 2018 yang diraih Defia Rosmania dari cabang taekwondo. (ikbal)

JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga akan mengganjar peraih emas pertama Indonesia pada Asian Games 2018, Rosmaniar Defia, dengan bonus. Taekwondoin putri itu bakal mendapat uang Rp1,5 miliar.

“Kita suda siapkan bonus seperti yang saya sampaikan. Satu medali emas seperti tunggal putri ini, Rp1,5 miliar. Sudah kita siapkan,” ujarnya di Plenary Hall, Convention Center ( JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (19/8/2018).

Imam berharap keberhasilan Defia meraih medali emas dapat diikuti atlet-atlet lainnya dari seluruh cabang olahraga yang diikuti. Dia juga berharap bonus Rp1,5 miliar menjadi stimulus bagi atlet tanah air yang berlaga di Asian Games 2018.

“Semoga ini memicu bagi atlet yang lain untuk mendapatkan medali emas. Saya harap setelah ini akan banyak lahir medali-medali emas dari pejuang-pejuang olahraga Indomesia lainnya,” tandas Imam.

Indonesia mendapatkan  medali emas pertama pada Asian Games 2018. Medali emas pertama disumbangkan atlet taekwondo Rosmaniar Defia. Defia yang turun pada nomor pomsae tunggal putri berhasil mengalahkan lawan asal Iran Salahshouri Marjan.

Disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, Defia tampil menawan dan berhasil mengumpulkan poin 8.690. Ia mengungguli Salahshouri yang hanya memperoleh poin 8.470. (ikbal/yp)