Monday, 24 September 2018

Ada Larangan Terkait Asian Games, Warga Kirim Puluhan Hewan Kurban RPH Darma Jaya

Senin, 20 Agustus 2018 — 21:10 WIB
beberapa hewan kurban yang mulai dikirim ke RPH PD Darma Jaya. (Ifand)

beberapa hewan kurban yang mulai dikirim ke RPH PD Darma Jaya. (Ifand)

JAKARTA – Menjelang Hari Raya Idul Adha, beberapa hewan kurban mulai memenuhi rumah potong hewan (RPH), PD Darma Jaya, Cakung, Jakarta Timur, Senin (20/8/2018). Hal itu terjadi akibat larangan dari pemotongan hewan di radius 1 kilometer dari sekitar Venue Asian Games 2018 seperti di Equastrian Park Pulomas dan Veledrome Rawamangun.

Manager Perdagangan PD Darma Jaya, Didi Rustandi mengatakan, atas larangan itu, beberapa warga yang terdampak terus mengirimkan hewan kurbannya. “Hingga hari ini ada 58 sapi yang sudah terdata di RPH Cakung, dari 35 masjid. Ini data sementara karena sebagian belum masuk,” katanya, Senin (20/8).

Menurut Didi, terus berdatangannya hewan yang akan dikurbankan, karena warga sudah paham akan peraturan pemotongan hewan kurban di PD Darma Jaya. Namun ada beberapa solusi yang diberikan, yakni masyarakat dapat melakukan pemotongan hewan kurban di masjid-masjid yang tidak terdampak. “Cuma kalau potong hewan di sini kan biaya pemotongannya gratis,” ungkapnya.

Didi menambahkan, untuk membawa hewan kurban yang akan dipotong, warga bisa mengajukan surat rekomendasi dari kelurahan setempat bagi mereka yang terdampak. Untuk RPH Cakung hanya melayani pemotongan sapi, kalau di RPH Pulogadung bisa melayani kambing dan sapi.

“Di Pulogadung, masjid yang terdampak bisa potong hewan sendiri. Kalau di RPH Cakung mereka tidak boleh, karena ada tim kami yang melakukan pemotongan,” katanya.

Sistem pemotongan hewan kurban yang dilakukan pihak PD Darma jaya, sambung Dodi, terbagi menjadi empat bagian, sehingga mereka yang terdampak dapat melakukan pencacahan lagi di lokasi masing-masing. “Jadi nanti hewan kurban yang dibawa bisa langsung didistribusikan ke warga langsung, karena disini udah dirapikan,” ujarnya.

Pihaknya, lanjut Didi, juga telah menambah petugas dalam upaya pemotongan hewan kurban yang biasanya 50 orang kini menjadi lebih 100 orang yang terbagi menjadi dua shift. “Target kita sehari itu bisa 200 ekor pemotongan. Pemotongan kita mulai selesai salat Idul Adha,” tukasnnya. (Ifand/M1/b)