Thursday, 20 September 2018

Menpora: Selamat dan Terima Kasih Eko Yuli

Selasa, 21 Agustus 2018 — 18:22 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi memeluk Eko Yuli Irawan

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi memeluk Eko Yuli Irawan

JAKARTA – Ucapan selamat dan terima kasih disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi kepada Eko Yuli Irawan yang menyumbangkan satu medali emas untuk Tim Indonesia di Asian Games 2018, Selasa (21/8/2018). Hal itu diungkapkan Imam yang turut memberikan dukungan secara langsung di Hall A3 Jiexpo, Kemayoran, Jakarta.

“Pertama saya berterima kasih kepada Ketua Umum PB PABBSI yang dari awal mendorong detail kepelatihan hingga kebutuhan atlet terpenuhi semua dan Eko Yuli, alhamdulillah memberikan kabar terbaik dan menggembirakan bagi bangsa Indonesia karena menambah emas untuk Merah Putih menjadi lima medali emas,” ujar Menpora.

“Saya kira kedatangan Pak Presiden menjadi spirit luar biasa, motivasi dan energi yang luar biasa dan pemerintah Kemenpora telah menyiapkan bonus Rp 1,5 miliar untuk satu medali emas Asian Games selain rumah dan menjadi PNS,” tambah Menpora.

Cabang olahraga angkat besi hari ini mengukir sejarah karena mampu meraih medali emas di ajang Asian Games. “Ini pertama kalinya angkat besi meraih emas di Asian Games karena biasanya di medali perak,” urai Menpora.

Pemerintah menurutnya terus optimis medali emas masih akan terus mengalir ke Indonesia. “Bismillah demi Merah-Putih,” tambahnya.

PB PABBSI sendiri telah menyiapkan regenerasi dalam menyiapkan atlet lapisnya. “Kami sudah siapkan atlet regenerasi dari sekarang, lapis dua sudah kita ikutkan di grup B jadi insyaallah tradisi medali emas di angkat berat ini akan terus terjaga,” ujar Rosan Perkasa Roesli Ketua Umum PB PABBSI.

“Emas di Eko memang sudah kita targetkan alhamdulillah tercapai, target kita adalah satu emas tapi Alhamdulillah kita sudah dapat satu emas, satu perak dan satu perunggu mudah-mudahan ada medali lain dari kita, target kedepan dari PABBSI tetap emas di Olimpiade Tokyo 2020,” tuntasnya. (junius/b)