Thursday, 20 September 2018

Melongok Gaji dan Bonus Atlet Kita di Asian Games 2018

Kamis, 23 Agustus 2018 — 21:02 WIB
Aries Susanti Rahayu , peraih emas dari cabang panjat tebing Asian Games 2018. (reuters)

Aries Susanti Rahayu , peraih emas dari cabang panjat tebing Asian Games 2018. (reuters)

JAKARTA – Atlet Indonesia yang merebut medali emas Asian Games diguyur hadiah miliaran rupiah dari pemerintah. Begitulah yang tersiar. Selain itu, mereka juga mendapat uang saku.

Menariknya, tidak semua atlet mendapat medali emas, atau medali perak bahkan perunggu sekali pun. Lalu dari mana mereka mendapat uang dengan jerih payahnya untuk berjuang mengharumkan nama Indonesia.

Perhelatan olah raga terbesar di Asia sudah dimulai secara resmi sejak 18 Agustus 2018 kemarin. Dengan aksi yang spektakuler dan juga mewah, Indonesia resmi menjadi tuan rumah Asian Games 2018 kali ini.

Untuk memberi motivasi para atlet untuk menjadi juara pada Asian Games kali ini.  Karena Pemerintah Indonesia menjanjikan bonus yang cukup menggiurkan bagi atlet yang bisa mendapatkan medali emas untuk Indonesia. Berikut ini laman Qerja membeberkan pendapatan atlet Indonesia yang terjun di Asian Games.

Gaji Atlet Indonesia Untuk Asian Games 2018

Profesi atlet sebenarnya tidak mengenal istilah gaji karena mereka tidak bekerja layaknya pegawai kantoran. Untuk penghasilannya, atlet di Indonesia umumnya menerima honor yang diterima ketika mengikuti pelatihan.

Besaran honor ini sendiri tergantung dari prestasi atlet yang mengikuti pelatnas untuk Asian Games. Untuk atlet kelas Internasional, besaran honor yang diterima adalah Rp15 juta. Sedangkan untuk atlet kelas regional mendapatkan honor sebesar Rp8-10 juta.

Besaraan honor ini sendiri belum ditambah oleh uang saku harian yang diterima atlet selama berlaga dalam ajang Asian Games 2018. Kemenpora memberikan uang saku per hari untuk Atlet Asian Games 2018 dengan nominal Rp1 juta untuk  tiap atlet di seluruh cabang olah raga.

Bonus Miliaran Rupiah

Selain honor dan juga uang saku, para atlet juga mendapat iming-iming bonus miliaran rupiah. Selain uang tunai mereka juga bisa mendapatkan hingga rumah tinggal dan juga diangkat menjadi PNS tetap.

Tetapi bonus ini hanya dijanjikan bagi atlet yang berhasil mendapatkan medali di ajang Asian Games 2018. Untuk atlet yang bisa mendapatkan medali emas, bonus senilai Rp1.5 miliar sudah menanti bagi mereka.

Sedangkan bagi atlet yang mendapatkan medali perak dan perunggu, masing-masing dijanjikan untuk mendapatkan bonus Rp400 juta dan Rp200 juta. Untuk PNS atlet yang masih honorer juga bisa mendapatkan kesempatan untuk menjadi PNS tetap jika berhasil mendapatkan medali dalam ajang ini.

Bonus ini sendiri juga berlaku untuk para pelatih atlet yang mengikuti Asian Games. Besaran bonus yang diterima nilainya 60% dari nilai bonus atlet yang berada dibawah bimbingannya.

Masa Depan Masih Tidak Jelas

Walaupun terhitung nominal honor dan bonus yang diterima cukup besar, rupanya menjadi atlet tidak selamanya menyenangkan. Sering kita menemukan berita mengenai atlet yang terlambat menerima honor yang seharusnya mereka terima. Bahkan tidak sedikit para juara ini kesulitan ekonomi di masa tuanya dan harus bersusah payah untuk menyambung hidup selepas berhenti jadi atlet.

Tentunya sistem penghargaan yang diterima oleh atlet saat ini harus lebih diperbaiki lagi. Bukan hanya sekedar nominal, tetapi juga sistem keuangan dari para atlet ini sehingga bisa tetap produktif dan mendapatkan penghasilan walaupun sudah tidak menjadi atlet lagi. (*/win)