Monday, 27 May 2019

Pengelola Membantah

Menuduh Ada Praktek Prostitusi di Apartemen Warga Demo

Jumat, 24 Agustus 2018 — 20:28 WIB
Beberapa orang demo tuduh ada praktek prostitusi di apartemen

Beberapa orang demo tuduh ada praktek prostitusi di apartemen

JAKARTA – Menuduh jadi sarang prostitusi online, beberapa orang demo di depan Apartemen Bassura, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (24/8). Pendemi mengancam akan melaporkan praktek tersebut ke Polda Metro Jaya agar segera mendapat tindakan. Namun pengelola membantah tuduhan pendemo.

Koordinator aksi, Faiz mengatakan, pihaknya sudah mencium adanya praktek prostitusi di apartemen. Apalagi, praktik prostitusi juga melibatkan sejumlah anak di bawah umur. “Semua bukti sudah kami kumpulkan sejak dua bulan lalu. Ini akan menjadi modal kami untuk melapor,” katanya, Jumat (24/8/2018).

Dikatakan Faiz, praktik prostitusi itu memanfaatkan salah satu aplikasi percakapan yang dapat dengan mudah diunduh oleh masyarakat. Melalui aplikasi itu, wanita penjaja cinta siap memuaskan lelaki di unit apartemen yang disewanya. “Kami juga sudah melakukan riset untuk bertransaksi dengan mereka,” ujarnya.

Dari sejumlah bukti yang telah dikumpulkan, Faiz mengaku segera melaporkan adanya praktek prostitusi kepada pihak yang berwajib.”Kalau kami laporkan ke polres maupun ke polsek tak akan ditanggapi, makanya kami bawa ke Polda,” ungkapnya.

Terkait hal itu, Manager Komunikasi Apartemen Basura, Ester Himelda menampik semua yang disebutkan massa. Menurutnya semua yang disampaikan adalah salah besar dan tidak benar. “Tidak ada praktek prostitusi seperti yang mereka sampaikan, itu tidak benar,” tegasnya.

Selama ini, kata Ester, pengelola telah mengambil tindakan dengan sebelumnya menggelar razia. Bahkan, spanduk penolakan dari warga dan pengelola sudah kami pasang. “Untuk menjaga semua ini, kami juga kerap melibatkan kepolisian hingga pemerintahan untuk mencegah hal tersebut,” pungkasnya. (Ifand/M1/b)