Friday, 20 September 2019

Rebut Emas, Aqsa Kibarkan Merah-Putih dengan Jetski

Minggu, 26 Agustus 2018 — 19:00 WIB
Aqsa Sutan Aswar kibarkan bendera Merah-Putih setelah memastikan meraih medali emas dari cabor jetski. (junius)

Aqsa Sutan Aswar kibarkan bendera Merah-Putih setelah memastikan meraih medali emas dari cabor jetski. (junius)

JAKARTA – Indonesia menambah satu medali emas pada hari terakhir cabang olahraga (cabor) jetski Asian Games 2018, berkat aksi Aqsa Sutan Aswar di Pantai Ancol, Jakarta Utara, Minggu (26/11/2018). Ia pun mengibarkan bendera Merah Putih dengan jetski-nya.

Medali emas diraih Aqsa dari nomor Endurance Runabout Open setelah mengumpulkan total 1143 poin dari tiga moto yang sudah ia lakoni. Emas tersebut didedikasikan oleh Aqsa yang tetap semangat memberikan dukungan. Maklum, sebelumnya Aqsa hanya mampu menyumbang medali perunggu dari nomor Runabout Limited.

“Emas ini untuk masyarakat Indonesia yang sudah mendukung saya sejak awal. Saya senang banget dapat emas karena kemarin cuma dapat perunggu padahal hampir emas tapi karena masalah mesin, saya harus puas dengan oerunggu,” ucap Aqsa, usai lomba.

Dominasi Aqsa di nomor Endurance Runabout Open sebenarnya sudah terlihat sejak turun di moto 1 pada Sabtu (25/8/2018). Ia berhasil memimpin klasemen dari dua moto yang sudah dilakoni.

“Dari moto 2 saya sudah tahu bakalan dapat emas. Makanya pas di Moto 3 saya hanya perlu paling jelek ketiga biar dapat emas makanya tadi aku tenang jangan jatuh dan jangan mengalami kerusakan mesin,” ungkapnya.

Kepastian Aqsa menggondol medali emas akhirnya ditunjukkan lewat performanya memacu perahu jet pada moto 3, Minggu (26/8). Meski meraih catatan waktu terbaik kedua dengan 375 poin, hasil itu sudah cukup bagi Aqsa untuk menyegel medali emas. Maklum, Ali yang mengukir catatan terbaik dengan 395 poin di moto 3, tetap belum cukup untuk menggusur posisi Aqsa dari pucuk klasemen. Dengan hasil itu, Tim Jetski Indonesia berhasil mengumpulkan satu emas, satu perak, dan satu perunggu.

(Baca: Aqsa Sumbang Emas ke-12 untuk Indonesia)

Sebelumnya, satu medali perak disumbang Aero Sutan Aswar dari nomor Runabout Limited. Kerusakan mesin diakui Aero sebagai penyebab kegagalannya menyumbang medali emas dari nomor Runabout Limited. Selain itu, waktu yang mepet untuk menjajal jetski yang akan digunakan. “Kita cuma punya waktu kurang dari lima hari untuk menjajal jetski sebelum perlombaan. Sebenarnya tidak terlambat, tapi sempat tertahan di bea cukai karena masalah kelengkapan dokumen,” jelas Aero.

Dari empat nomor yang diperlombakan di cabor Jetski Asian Games 2018, Thailand menjadi juara umum dengan koleksi satu emas, dua perak, dan perunggu, disusul Indonesia, UEA dengan satu emas dan satu lerak, serta Kamboja dengan satu emas dan satu perunggu. Sebelumnya, cabor jetski ditargetkan oleh pemerintah bisa meraih menyumbang dua medali emas untuk Merah-Putih di Asian Games 2018. (junius/yp)