Tuesday, 20 November 2018

Deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya Ricuh, Sandi : Kami Ingin Politik Sejuk dan Pilpres 2019 Tentram

Senin, 27 Agustus 2018 — 13:30 WIB
Sandiaga Uno.(dok)

Sandiaga Uno.(dok)

JAKARTA – Ratusan orang menolak deklarasi gerakan 2019 ganti presiden di Surabaya, Jawa Timur. Beberapa aktivis dalam gerakan itupun dihadang oleh sejumlah massa.

Menanggapi hal tersebut, bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno ingin politik dalam Pilpres 2019 ini tentram, tanpa ada hal-hal negatif.

“Kami tidak ingin berkomentar untuk hal-hal yang negatif. Kami ingin politik ini sejuk, politik ini mempersatukan,” ucapnya di posko relawan, Jl Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2018).

(Baca : Relawan Sandi Targetkan Deklarasi di 34 Propinsi)

Sandiaga pun menegaskan agar tidak ada lagi politik-politik negatif dalam Pilplres 2019. Ia mengimbau kepada para simpatisannya untuk menggunakan politik yang santun.

“Jadi bagi kami kegiatan-kegiatan ini harus memastikan bahwa politik yang santun politik yang mempersatukan akan hadir kalau bisa di 2019,” tandasnya. (cw6/tri)