Saturday, 15 December 2018

Emas dan Perak Dipastikan Milik Indonesia dari Bulutangkis Ganda Putra

Senin, 27 Agustus 2018 — 15:51 WIB
Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon.

Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon.

JAKARTA – Partai final bulutangkis Asian Games 2018 kategori ganda putra akan mempertemukan dua perwakilan Indonesia. Dengan demikian, medali emas dan perak dipastikan milik Indonesia.

Pertemuan All Indonesia Final dipastikan setelah pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gidion mengalahkan pasangan China Taipe, Lee Jhehuei/Lee Yang, pertangdingan digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Senin (17/8/2018) mereka unggul dengan skor 2-1.

Sementara sebelumnya ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto lebih dulu menang atas pasangan China Li Junhui/Liu Yuchen 21-14, 19-21, 21-13.

Memulai game pertama, Gideon/Sulamuljo tetap menggunakan strategi khas mereka yakni bermain cepat dan melancarkan smas kuat mereka ke arena Lee Jhehuei/Lee Yang. Aksi fantastis mereka membuat pasangan China kualahan dan dipaksa menyerah pada babak pertama dengan skor 21-15.

Memulai games kedua, Gideon/Sukamuljo tidak menurunkan tempo permainan. Namun, kali ini pasangan Lee Jhehuei/Lee Yang telah mengantisipasi permainan Indonesia.

Sempat tertinggal 11-9 pemain China Taipe berhasil membalikkan keadaan lebih dulu mengemas poin 20 sementara Indonesia 18. Meski sempat menyamakan poin 20-20 namun Gideon/Sukamuljo akhirnya kalah poin 20-22.

Menjadi game penentu, Gideon/Sukamuljo kembali bermain keras, ganda China Taipe pun berusaha melayani permainan mereka. Meski lebih dulu unggul 11 namun Lee Jhehuei/Lee Yang berhasil mengemas 8 poin.

Kerjasama yang baik antara Gideon dan Sukamuljo membuat Lee Jhehuei/Lee Yang kualahan. Bombardir smash menikuk tajam secara bergantian diluncurkan kedua pemain andalan Indonesia itu kearah pemain China Thaipe.

Game ketiga menjadi milik Indonesia setelah Gideon/Sukumuljo meninggal jauh poin China Taipe dengan skor akhir 12-21. (Yendhi/b)