Thursday, 15 November 2018

Saling Ejek di Medsos Lalu Tawuran, Satu Tewas Dua Luka

Selasa, 28 Agustus 2018 — 17:28 WIB
Para tersangka diamankan di Mapolsek Bantargebang. (saban)

Para tersangka diamankan di Mapolsek Bantargebang. (saban)

BEKASI-Saling ejek lewat media sosial WhatshApp, diakhiri dengan aksi tawuran antara oknum pelajar di Jalan Raya Sumur Batu, Bantargebang, Kota Bekasi, seorang tewas, dua lainnya luka.

Aksi ini sempat viral di video dan polisi lalu menangkap tersangka, “Hingga Selasa sudah lima orang diamankan dan perannya macam-macam,” ujar AKBP Wijonarko, Wakapolrestro Bekasi Kota, Selasa (28/08).

Kelima oknum pelajar yang diamankan itu, A, 18, RP, 17, MS, 15, DAR, 15 dan MAS, 16. Korban yang meninggal dunia Indra Lesmana yang mengalami luka-luka ialah Aliansyah dan Maulana Dwi Putra.

Menuruty Wijonarko, kejadian dipicu karena aksi saling ejek antara pelajar dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pijar Alam dan SMK Karya Bahana Mandiri (KBM) di media sosial WhatshApp Messenger.

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Wijonarko menjelaskan, setelah saling ejek dua kelompok pelajar ini bersepakat untuk tawuran. Kemudian, sebanyak 15 orang dari SMK KBM dan tujuh orang dari SMK Pijar Alam mendatangi lokasi.

“Mereka lalu sepakat bertemu dan melaksanakan tawuran di tempat yang sudah disepakati di Jalan Sumur Batu, Bantar Gebang,” kata Wakapolrerstro.

Ia menjelaskan, sebelum terjadinya tawuran, pelaku dengan kawan-kawannya berkumpul di kediaman tersangka RP, 17 untuk mempersiapkan senjata.

Setelah itu mereka berangkat ke lokasi dan terjadilah peristiwa tawuran tersebut. “Akibat kejadian tersebut satu orang meninggal dunia kemudian dua orang mengalami luka parah,” ujarnya.

Kapolsek Bantargebang, Kompol Siswo mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku tawuran yang membuat satu pelajar tewas. (saban/b)