Monday, 24 September 2018

Dipeluk Pesilat Yudayani Bersama Prabowo, Jokowi : Bau Keringatnya Menyengat

Rabu, 29 Agustus 2018 — 20:07 WIB
Pesilat Yudayani Kusumah Hanifah mendapat pelukan dari Presiden Jokowi dan Prabowo (yendhi)

Pesilat Yudayani Kusumah Hanifah mendapat pelukan dari Presiden Jokowi dan Prabowo (yendhi)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengaku tidak mengetahui kenapa diajak pesilat Yudayani Kusumah Hanifan berpelukan bertiga bersama Calon Presiden Prabowo Subianto.

Sembari berseloroh, orang nomor satu Indonesia itu justru sebut badan Hanifan bau keringat. Namun, bau itu adalah bau wangi kemenangan karena menyumbang medali emas untuk Indonesia.

“Tadi dipeluk sama Hanifan tadi saya dengan Pak Prabowo gak tau kok diajak barengan tapi yang jelas bau,” kata Jokowi di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Rabu (29/8/2018).

(Baca juga: Peluk Jokowi dan Prabowo dalam Balutan Merah Putih, Pesilat : Saya Lakukan Spontan)

Mendengar jawaban Jokowi, sontak Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, dan bakal calon presiden Prabowo Subianto langsung tertawa.

“Baunya menyengat tapi baunya harum karena menang bau apapun karena menang harum semuanya,” sambung Jokowi kembali sembari tersenyum.

Di tempat yang sama, Prabowo mengaku senang ketika berada dalam satu pelukan bersama Jokowi dan Hanifan dibalut Bendera Merah Putih. “Perasaannya gembira dan kita satu keluarga,” kata Prabowo singkat.

(Baca juga: Pesilat Ini Pilih Prabowo Apa Jokowi?)

Seperti diketahui, usai dinyatakan menang dalam partai final melawan pesilat Vietnam Nguyen Thai Linh dengan skor 3-2, Hanifan langsung selebrasi membawa lari Bendera Merah Putih mengelilingi arena dan sujud syukur.

Pria 20 tahun itu langsung menuju bangku VVIP dan menyatukan pelukan Jokowi dengan Prabowo yang akan bersaing pada kontestasi Pilpres 2019 dengan balutan Bendera Merah Putih. (Yendhi/b)