Tuesday, 13 November 2018

Enam Bulan jadi Bang Toyib Tahu-Tahu Sudah Nikah Siri

Rabu, 29 Agustus 2018 — 7:48 WIB
toyib

NYONYA Rofikah, 35, sungguh tak menyangka. Suaminya yang telah 6 bulan kabur-kaburan bak Bang Toyib, eh…..tahu-tahu sudah menikah siri dengan wanita lain. Saat digerebek bersama polisi di Pasar Lembang, Tangerang, Sahrul, 40, ternyata sudah punya istri lagi, meski hanya nikah siri. Sakitnya sampai di sini.

Kebanyakan lelaki di mana-mana sama, asal “isa ngliwet kenthel” (rejeki meningkat) seleranya jadi macam-macam. Duitnya yang berlebih tak diinvestasikan ke tanah atau emas, tapi malah ke bidang selangkangan. Padahal secara bisnis, invetasi ke tanah atau emas, nilainya akan meningkat. Sedangkan perempuan, nilainya makin turun dan memerlukan biaya pemeliharaan tak sedikit.

Sahrul warga Tangerang Selatan, termasuk lelaki yang gemar investasi aneh tersebut. Saat menikah dengan Rofikah 8 tahun lalu, masih nol belum punya apa-apa. Tapi karier Sahrul di perusahaan swasta di Jakarta Barat lumayan bagus, sehingga dalam tempo 5 tahun sudah mampu beli rumah bagus di kawasan Bintaro. Mobilnya juga bukan lagi model roti tawar (minibus), tapi edisi terakhir. Kinclong deh pokoknya.

Meski ekonomi keluarga sudah meningkat, penampilan Rofikah sebagai istri tetap biasa saja, tak mau bergaya sosialita. Dia sibuk mengurus dua anaknya, sehingga tak sempat berdandan mematut diri. Mungkin dia berprinsip, “Alah sudah laku ini, ngapain berpromosi diri. Mau ya begini, nggak mau ya begini.”

Di sinilah Sahrul mulai jenuh pada istri sendiri. Dalam waktu yang bersamaan, dia punya kenalan cewek baru yang penampilannya sangat menjanjikan. Janda lagi, sehingga ibarat mobil, harganya kan bisa didiskon banyak. Sahrul pun makin tertarik, karena yang tak ada pada istrinya, pada Atikah semuanya ada. Pokoknya asesoris lengkap.

Mulailah dia mendekati Atikah yang cantik itu, karena sepertinya memberi lampu hijau, cuma kalau mau belok kiri harus ikuti lampu. Sahrul juga tak tahu persis, janda itu mau dengannya karena tongkrongannya atau tangkringannya. Soal tongkrongan sebetulnya Sahrul biasa-biasa saja. Sedangkan masalah tangkringan kan belum pernah diuji kebenarannya.

Demikianlah, sejak kenal dengan Atikah, Sahrul mulai melupakan istrinya. Dulu pukul 20.00 malah sudah tiba di rumah, kini pukul 23.00 baru pulang alasan lembur. Bahkan beberapa hari tidak pulang dengan alasan tugas ke luar kota. Ny. Rofikah percaya saja, karena selama ini dia tak pernah punya pikiran negatif akan suaminya.

Tapi sejak 6 bulan lalu, tiba-tiba Sahrul ngilang, tak pernah pulang. Tak ingat istri mestinya juga ingat dua anaknya, yang selalu menanyakan bapaknya. Yang lucu, meski suami sudah menjadi Bang Toyib, dia tak berusaha melacaknya ke kantor. Sebab dia memang tak pernah tahu suaminya kerja di PT apa, tahunya hanya di daerah Jakarta Barat.

Tak mengurus ke keluarganya? Sahrul ini lelaki perantau yang awalnya kabur kanginan tak jelas tempat tinggalnya. Jadi semua penderitaan ditelan sendiri. Bahkan kalau ditanya tetangga suami ke mana? Pindah keluar kota, tapi belum bisa memboyong keluarga. Pokoknya kini Rofikah merangkap sebagai kepala keluarga. Karena gaji suami sudak tak ada lagi, terpaksa dia membongkar tabungannya.

Sampailah ada orang yang memberi tahu, bahwa Sahrul tinggal di kawasan Ciledug, tapi sepertinya ada perempuan lain di sisinya. Penasaran dengan kabar itu, Rofikah mulai menyelidiki. Ternyata benar. Dia lapor polisi dan penggerebekan dilakukan. Ternyata dia memang sudah beristri, meski hanya kawin siri.

Bagaimana, mau minta cerai atau kembalikan ke rumah orangtua wouwo….? (TK6/Gunarso TS)