Sunday, 23 September 2018

Kejebur Dulu, Baru Mundur!

Rabu, 29 Agustus 2018 — 5:55 WIB
atler

“MUNDUR, mundur, mundur! Awas, ya kiri dikit, lurus aja Pak. Wah, kena juga. Itu kerjaan tukang parkir yang sembrono dan si sopir yang kurang mahir! Betul. Apa betul Pak? “ Tanya seorang sahabat Bang Jalil, dari kejauhan sana.

Namun, sebelum Bang Jalil menjawab, sang sahabat sudah nyerocos lagi,” Tapi ada kata mundur yang kagak enak, nih Pak. Yakni mundurnya pejabat karena dia diduga terlibat kasus korupsi? Betul apa betul? Jadi biasanya ini, sang pejabat kejebur dulu, baru mundur. Yaitu kejebur ikut main bancakan uang negara! ”

Bang Jalil, memang nggak mau menanggapi. Maklum, hari gini masih ada saja yang korupsi. Kebangetan. Bayangkan saja, sebagian anak bangsa sedang berjuang, berlaga di ajang olah raga, mengukir prestasi. Untuk mengatakan pada dunia bahwa bangsa Indonesia bisa! Eh, malah ada pejabat yang masih ditangkap KPK?

“ Nggak pada tahu malu, ya Pak?” sang istri ikut bicara.

” Urat malunya sudah putus, Bu,” jawab Bang Jalil, yang lagi asyik menonton siaran Asian Games di TV. Dia bangga banget, para atlet banyak mendulang medali.

“ Mereka semangat luar biasa, ya Pak? Mudah-mudahan semua dapat penghargaan yang layak dari pemerintah. Ya, lebih baik uang dikasih kepada para olahragawan yang berprestasi, dari pada nggak karuan, dikorupsi?” kata sang istri.

“ Ini urusan olah raga, jangan dipolitisir,Bu,” kata Bang Jalil.

“ Tuh, kan Bapak juga ikut-ikutan orang di atas sana, selau saja curiga. Eh, ngomong-ngomong Bapak kok nggak jadi atlet, katanya dulu larinya kencang?”

“Kencang, kalau diuber pemilik mangga tetangga,” kata Bang Jalil sambil tersenyum mengenag kenakalan masa kecil. Mencuri mangga tetangga, ketahuan ngabur, dan kecebur kali, byuuuurrr! –massoes