Wednesday, 21 November 2018

Pesilat Ini Pilih Prabowo Apa Jokowi?

Rabu, 29 Agustus 2018 — 19:16 WIB
Pesilat Yudayani Kusumah Hanifah mendapat pelukan dari Presiden Jokowi dan Prabowo (yendhi)

Pesilat Yudayani Kusumah Hanifah mendapat pelukan dari Presiden Jokowi dan Prabowo (yendhi)

JAKARTA- Meski telah menyatukan Presiden Joko Widodo dan Calon Presiden Prabowo Subianto dalam balutan Bendera Merah Putih, namun pesilat Yudayani Kusumah Hanifan masih merahasiakan pilihannya dalam Pilpres 2019.

“Privasi,” kata Hanifan singkat sembari tertawa di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Rabu (29/8/2018).

Meski begitu, pria 20 tahun tersebut meminta agar masyarakat menjunjung sportifitas selama berjalannya kontestasi Pilpres 2019. Hanifan berharap porses demokrasi tidak memecah belah bangsa Indonesia.

“Kita harus clear, junjung sportifitas jangan sampai terpecah belah lah Indonesia, Jokowi dan Prabowo sama-sama orang hebat buat Indonesia,” ungkap dia.

(Baca: Peluk Jokowi dan Prabowo dalam Balutan Merah Putih, Pesilat : Saya Lakukan Spontan)

Seperti diketahui, usai merebut medali emas dalam ajang Asian Games 2018 cabang olahraga pencak silat kelas C pria 54-60 Hanifan langsung menuju bangku VVIP bersalaman dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden Jokowi, kemudian Prabowo.

Namun, sebelum berjabat tangan dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani. Hanifan memeluk Jokowi dan Prabowo dalam balutan Bendera Merah Putih. Aksi itu sontak membuat Padepokan Pencak Silat bergemuruh.

Hanifan terlihat lebih lama berjabat tangan dengan Prabowo ketimbang dengan Jokowi. Menurutnya sikap itu sebagai rasa hormatnya kepada Prabowo yang merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

“Karena beliau ketua saya, saya sangat menghargai tapi bukan karena tidak menghargai Pak Jokowi satu sisi lain Pak Jokowi mensuport seluruh atlet. Tapi yang lebih dekat dan detail ya bapak (Prabowo) karena (saya) menghargai ketua umum juga. Makanya ada jabat tangan memeluk erat,” beber dia.

(Baca juga: Pesilat Ini Peluk Jokowi dan Prabowo dalam Balutan Merah Putih)

Bahkan dia akui sempat diundang oleh Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan untuk makan malam bersama.

“Dua minggu sebelum kami diundang ke rumahnya untuk diberi suport makan-makan bareng,” tandas dia. (Yendhi/b)