Wednesday, 21 November 2018

TKW Asal Sukabumi Diduga Dianiaya di Malaysia

Rabu, 29 Agustus 2018 — 20:25 WIB
Utih (50), TKW asal Simpenan, Sukabumi Diduga jadi korban penyiksaan di Malaysia.

Utih (50), TKW asal Simpenan, Sukabumi Diduga jadi korban penyiksaan di Malaysia.

SUKABUMI – Kasus kekerasan terhadap tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat seolah tak pernah pupus. Kali ini menimpa Utih (50) Kampung Cimapag RT 04/09, Desa Loji, Kecamatan Simpenan.

Kasus dugaan yang menimpa Utih terungkap setelah keluarganya mengetahui dari video yang sempat viral di media sosial Facebook. Dalam video berdurasi 16 menit tersebut ada seorang ibu dengan wajah lebam tengah dirawat oleh dua wanita. Dugaan awal, kedua wanita itu merupakan rekan wanita yang mukanya lebam.

Hal tersebut mendapat kepastian setelah salah seorang anak Utin, Deri Lesmana, membenarkannya. Menurutnya, wanita yang mukanya lebam dalam video tersebut memang ibu kandungnya.

“Kami tahunya dari video. Iya itu ibu saya. Beliau berangkat ke Malaysia pada bulan Maret 2017 lalu memakai jalur penyalur tenaga kerja resmi. Kontraknya selama dua tahun,” ungkap Deri kepada wartawan, Rabu (29/8/2018).

Selama bekerja di negeri jiran itu, Utin kerapkali mengabari kondisinya. Terakhir, kata Deri, ibunya menghubungi keluarga sekitar empat bulan lalu.

“Ibu selalu bilang selalu dikasari meski berbuat salah sepele. Bukan oleh majikannya, tapi anak majikannya yang selalu memukulnya,” bebernya.

Malangnya lagi, diakui Deri selama bekerja ibunya tak pernah mengirimkan uang. Diduga, ibunya selain mendapatkan siksaan juga tak digaji.

“Kami pihak keluarga tengah menempuh jalur hukum atas musibah yang telah dialami ibu. Kami tengah melaporkan kejadian yang dialami ibu ke pihak berwajib,” tukasnya. (sule/win)