Monday, 19 November 2018

Bendungan Jebol, 63.000 Warga Myanmar Mengungsi

Kamis, 30 Agustus 2018 — 12:47 WIB
Warga di salah satu desa Myanmar mengungsi setelah rumah mereka dilanda banjir akibat bendungan yang jebol. (reuters)

Warga di salah satu desa Myanmar mengungsi setelah rumah mereka dilanda banjir akibat bendungan yang jebol. (reuters)

MYANMAR – Sebanyak 85 desa terendam, setelah sebuah bendungan di Myanmar jebol, Rabu (29/8/2018) waktu setempat. Bukan hanya membanjiri desa, namun air dari bendungan juga menyebabkan jalan utama terblokir.

Dilansir Reuters, pemadam kebakaran, tentara dan pejabat langsung bergerak membantu penyelamatan di Swar creek di Myanmar tengah. Dilaporkan, sekitar 63.000 orang terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam.

Pada Kamis pagi, air dikabarkan surut, tetapi dua orang masih hilang dan dikhawatirkan tewas, kata Min Thu, wakil administrator Yedashe.

Myanmar2

Bendungan jebol dan membanjiri sekitar 85 desa di Myanmar. (reuters)

“Orang-orang yang desa-desanya berada di dataran tinggi sedang mempersiapkan untuk kembali ke desa mereka,” katanya kepada Reuters.

Lalu lintas antara kota-kota utama Myanmar di Yangon dan Mandalay dan ibu kota, Naypyitaw, terganggu setelah banjir melanda.

Perbaikan bendungan segera dilakukan setelah air berangsur surut. (mb)