Saturday, 22 September 2018

Menpora Terus Kobarkan Semangat Atlet yang Masih Bertanding

Kamis, 30 Agustus 2018 — 19:54 WIB
Menpora saat mengunjungi beberapa atlet dari cabor yang masih bertanding di kawasan JIEexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. (junius)

Menpora saat mengunjungi beberapa atlet dari cabor yang masih bertanding di kawasan JIEexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. (junius)

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi terus mengobarkan semangat atlet yang masih bertanding pada Asian Games 2018. Beberapa cabang olahraga (cabor) yang masih bertanding yakni bridge, tenis meja dan trampolin, berlangsung di kawasan JIEexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (30/8/2018).

Menpora menyatakan, pencapaian Indonesia yang hingga hari ini menempati peringkat empat besar sangat menakjubkan. Menurutnya, hasil ini diperoleh berkat kerjasama semua pihak, perjuangan para atlet yang tak kenal lelah, bimbingan dan penerapan strategi pelatih yang tepat, serta peran induk cabang olahraga dan regulasi pemerintah yang sangat mendukung peningkatan prestasi olahraga.

“Ya semua kita bergembira kita bersyukur dengan pencapaian yang sangat spektakuler ini, ini sejarah yang tidak bisa kita lupakan, sebagai  motivasi besar kepada seluruh atlet, seluruh pengurus cabang olahraga, KONI, CdM, semua kita yang telah bekerja bersatu, bersatu padu. Jadi kata kuncinya gotong royong kerja bareng maka akan menuai keberhasilan,” kata Menpora saat mengunjungi bridge dan beberapa cabor yang bertanding di JIExpo Kemayoran, Kamis (30/8/2018).

H-4 menjelang akhir Asian Games masih ada para atlet yang bertanding. Meski posisi empat Asia setidaknya hingga saat ini sudah di tangan, Menpora terus mengobarkan semangat para atlet untuk tidak segera puas dengan posisi sekarang, berharap tetap aman dan syukur-syukur bisa melonjak lagi. “Kalau bisa nambah lah, bridge kalau bisa minimal dua ini medali, doain dan semangati semua para atlet ya,” ucap Menpora bersemangat.

Asian Games ini selain prestasi yang sudah kita raih juga meninggalkan fasilitas dan sarana prasarana olahraga yang membanggakan. Fasilitas tersebut bisa dipromosikan terus ke dunia agar ada even-even internasional terus digelar, sembari manatap dan mempersiapkan Olimpiade 2020 yang sudah di depan mata kita semua.

“Kita sudah punya peta jalan bahwa usai Asian Games ini venue dapat kita pakai untuk Pelatnas kita. Kedua terus kita promosikan bahwa venue-venue kita terbaik di dunia. Dan yang terpenting terus mendorong agar semua kita berpikir tentang olimpiade, cabor yang kita miliki termasuk pencak silat bisa Olimpiade Tokyo,” tutup Menpora. (junius/ys)