Monday, 12 November 2018

Para Pendulang Emas

Kamis, 30 Agustus 2018 — 6:50 WIB
silat

NASIB pendulang emas, tidaklah mengenakkan. Bayangkan saja mereka harus berjuang melawan ganasnya alam. Terutama lubang galian yang sangat dalam dan panjang. Tapi, bagi pemburu emas, sepertinya maut adalah nomor sekian. Buktinya banyak dari mereka yang bukan memperoleh emas, tapi malah nyawa melayang, terkubur oleh galian.

Mereka adalah pendulang emas liar atau yang biasa disebut gurandil. Mereka bekerja sendiri, atau berkelompok menggali emas dari bekas tambang, lubang galian untuk mencari sisa-sisa emas yang masih ada? Banyak kisah gurandil, di Bogor misalnya, yang meregang nyawa karena kenekatannya. Bahwa bekas galian, memang sudah dilarang oleh pemerintah dan tidak boleh lagi ditambang, tapi para pengadu nasib itu tak peduli.

Itulah kisah penambang liar. Sekarang ini juga ada pendulang emas di arena Asean Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Tapi, mereka ini beda dong? Mereka adalah pahlawan, yang sepak terjangnya sangat dihargai. Bukan saja, emas yang diperoleh mereka, yang bakalan dapat imbalan uang milyaran, tapi juga mendapat pujian dan dielu-elukan masyarakat.

Siapa mereka? Ya, mereka adalah atlet dan olahragawan yang saat ini sedang mati-matian berjuang demi mengharumkan bangsa dan Negara.Tak henti-hentinya, masyarakat luas memberi semangat. Ayo, kalian pasti bisa! Indonesia, Indonesia!

Eh, ngomong-ngomong apa kabar nasib Freeport? Tambang emas terbesar di dunia yang selama ini dikuasi asing? Ayo, kapan kita bisa menambang emas, di tambang milik sendiri, di rumah sendiri, di negeri sendiri?

Ayo, Indonesia, Indonesia, Indonesia! Pasti bisa! -massoes