Tuesday, 25 September 2018

Tidak Hanya Jualan Mobil Juga Layani Servis

Kamis, 30 Agustus 2018 — 4:56 WIB
Bursa mobil seken WTC Mangga Dua (ist)

Bursa mobil seken WTC Mangga Dua (ist)

JAKARTA– Bursa Mobil Seken WTC Mangga Dua merupakan pasar mobil terbesar di Indonesia. Pasar mobil yang berada di dalam gedung mal ini juga dilengkapi pusat pertokoan onderdil dan bengkel sehingga pasar ini juga dikenal sebagai one stop shopping authomotive. Karena selain menyediakan mobil dagangan juga melayani servis kendaraan dari ringan sampai berat.

Pusat pertokoan onderdil dan perbengkelan terdapat di lantai grounded,sebelah kiri gedung utama WTC Mangga Dua. Di sini terdapat sekitar 500 kios suku cadang baru maupun bekas, serta bengkel dan salon mobil. Pelanggannya bukan hanya pedagang dan konsumen WTC Mangga Dua tetapi juga masyarakat umum di Jabodetabek. “Pelanggan kami tersebar di Jabodetabek,” ujar Franky, pengusaha body and repair di WTC Mangga Dua Jalan Raya Gunung Sahari, Jakarta, kemarin.

Servis yang dilayani meliputi las ketok dan cat, mulai dari yang kecil sampai seluruh bodi. “Untuk pengecatan full body menggunakan ruang open supaya hasilnya mulus dan mengkilap secara merata,” ujar warga Kemayoran yang sudah delapan tahun menekuni usaha tersebut.

LUMAYAN RAMAI

Melly, salah satu pedagang spare part mengaku pelanggannya lumayan ramai. “Pelanggan dari Bursa Mobil Seken sendiri meliputi ratusan show room dan ribuan mobil. Ditambah lagi, pelanggan dari luar. Lumayan deh,” ujarnya.

Sedangkan konsumen bernama Febri merasa mudah berburu otomotif di mal ini. “Selain banyak mobil dagangan juga dilengkapi toko onderdil dan bengkel. Jadi, cukup datang ke satu lokasi, kita bisa melakukan berbagai kebutuhan otomotif,” paparnya.

Senior marketing manager WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih menjelaskan bahwa pihaknya berupaya memanjakan konsumen untuk berbagai kebutuhan otomotif. “Kami berusaha menghadirkan one stop shopping authomotive di tempat yang nyaman. Konsumen otomotif bisa berbelanja di sini bersama seluruh anggota keluarga sambil berbelanja di mal,” jelas Herjanto. (*/bu)