Wednesday, 14 November 2018

Berkas SPDP Kasus Korupsi Nur Mahmudi dan Harry Prianto Sudah Diserahkan ke Kejari Depok

Jumat, 31 Agustus 2018 — 9:57 WIB
Nur Mahmudi Ismail mantan walikota Depok yan gterjerat kasus hukum.(dok)

Nur Mahmudi Ismail mantan walikota Depok yan gterjerat kasus hukum.(dok)

DEPOK – Proses kasus dugaan tindak korupsi mantan walikota Depok Nur Mahmudi Ismail dan mantan Sekretrais Daerah (Sekda) setempat Harry Prianto secepatnya bakal  bergulir ke kejaksaan negeri (Kejari) Depok.

Pasalnya, berkas surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) sudah diserahkan ke kantor kejaksaan negeri (Kejari) Depok dari tim Tipikor Polres Depok.

“Betul kami telah menerima dua berkas SPDP dari pihak penyidik Polri khususnya Polres Depok kaitan dengan dugaan korupsi mantan Walikota Depok atas nama NMI dan Sekda Depok setempat HP beberapa waktu lalu,” kata Kajari Depok Sufari, Jumat (31/8/2018).

Pihaknya, tambah dia, tinggal menunggu pelimpahan berkas tahap satu saja atas kasus Tipikor pembebasan lahan untuk pelebaran Jl. Raya Nangka, Kel. Sukmaju Baru, Tapos. Masih ada waktu 30 hari untuk menanyakan kembali perkembangan kasus tersebut ke pihak tim Tipikor Polres.

Menurut Sufari, selama belum ada penyerahan berkas tahap satu artinya ini masih menjadi kewenangan pihak penyidik Polri dalam hal ini tim Tipikor Polres Depok.

“Setelah sampai 30 hari ke depan baru kemudian pihak Kejari Depok kembali menanyakan lagi perkembangannya. Kita tunggu dan berikan kesempatan tim Tipikor Polres Depok untuk menuntaskan penyidikan itu terlebih dulu,” katanya. (anton/tri)