Thursday, 20 September 2018

Super Junior Dipastikan Tampil di Penutupan Asian Games

Jumat, 31 Agustus 2018 — 19:54 WIB
Super Junior. (ist/SM Entertainment)

Super Junior. (ist/SM Entertainment)

JAKARTA – Upacara penutupan Asian Games 2018 yang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (2/9/2018) , dipastikan meriah. Dengan mengusung tema ‘terima kasih’, kemeriahan upacara penutupan itu didukung dengan pasti tampilnya boyband asal Korea Selatan Super Junior.

Direktur kreatif upacara penutupan Asian Games 2018, Wishnutama Kusubandio mengatakan bahwa kehadiran boyband Super Junior memang sudah direncanakan sejak awal. Dia ingin membuktikan di acara penutupan Asian Games 2018 bahwa Asia merupakan kekuatan besar. Selain Super Junior, juga bakal ada grup band iKon. “Ini akan menjadi perayaan kebersamaan kita sebagai bangsa di Asia. Nanti juga ada budaya Korea dan Tiongkok (yang akan menjadi tuan rumah Asian Games 2022),” ucapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Pos Kota, Super Junior sendiri sudah berada di Jakarta. Kepastian mereka tampil pada upacara penutuan Asian Games 2018 bahkan diungkapkan Pentolan Super Junior, Leeteuk lewat unggahan di Instagramnya, @xxteukxx. Ini bukan pertama kalinya Super Junior bukan pertama kali tampil di Indonesia. Sebelumnya, mereka beraksi di Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, 3 Mei 2015 lalu. Selain Super Junior, sejumlah artis yang akan menjadi pengisi upacara penutupan Asian Games 2018 adalah Super Junior, Afgan, Denada, Winky Wiryawan, RAN, Bunga Citra Lestari, J-Flow, Dira Sugandi, dan Isyana Saraswati.

Sayang, bagi masyarakat yang ingin membeli tiket untuk menyaksikan upacara penutupan secara langsung, akan sulit didapat. Pasalnya, tiket sudah ludes terjual. Hal itu diungkapkan Deputi II Bidang Administrasi Pertandingan Inasgoc, Francis Wanandi, Jumat (31/9). “Menurut laporan yang saya terima, sudah sold out per Jumat (31/9) pagi. Di sistem sudah tidak bisa dilakukan pembelian tiket lagi karena sudahsold out,” ungkapnya.

Dari total sekitar 87 ribu kursi kapasitas Stadion SUGBK, hanya 41 ribu di antaranya yang dijual untuk penutupan. Sisanya akan diperuntukan bagi pengisi acara, backdrop dan lainnya.Selain itu, Francis memastikan kendala-kendala yang terjadi saat upacara pembukaan pada 18 Agustus lalu tidak terjadi di upacara penutupan. Terutama untuk penerbitan tiket ganda yang membuat banyak penonton pemilik tiket tidak mendapatkan tempat duduk di dalam SUGBK.

Masyarakat yang sudah membeli tiket juga tidak perlu repot-repot untuk menukarkan e-voucher mereka dengan tiket fisik. E-voucher yang jadi bukti transaksi pembelian online langsung bisa dibawa dan dipindai saat memasuki area SUGBK.

“Kalau tiket ganda mudah-mudahan enggak ada. Ini sistem online, kalau kami jual offline dan online kami susah bacanya. Jadi sekarang bisa ketahuan karena ada sistemnya yang kasih tahu, apakah kursinya tersedia atau belum,” ucap Francis. (junius/b)