Sunday, 23 September 2018

Ruginya Wanita Nikah Siri

Sabtu, 1 September 2018 — 6:59 WIB
masalah

HATI-HATI dengan provokator. Ya, dalam soal apa sajalah. Politik, tau masalah pribadi yang berkaitan dengan rumah tangga. Kerena, di zaman now ini masih banyak orang yang senang banget, kalau orang lain susah dan sengsara.

Jadi nggak boleh ada orang senang, lalu mereka sengaja bikin isu. “ He, lu jangan ketawa-ketawa aja, bini luh di rumah selingkuh tuh sama lelaki lain!” begitu kira-kira sindir sang kawan, ketika mereka sedang nongkrong bareng di kafe.

Kawan yang disindir, percaya saja. Dia pulang dengan membawa kemarahan pada sang istri. Memang bagi si lelaki ini bisa jadi istri sirinya itu benar main dengan lelaki lain, karena dia sendiri jarang pulang alias ngetem di tempat hiburan?

Nah, celakanya sampai di rumah, sang istri langsung dihajar, sampai babak belur. Kasihan memang nasib perempuan,tak mampu membela diri. Mulutnya sudah bicara bahwa tuduhan sang suami itu nggak benar, tapi malah dibalas dengan pukulan membabi buta.

Satu lagi seorang istri, kepalanya dibacok suaminya yang kalap. Juga dengan tuduhan perselingkuhan. Si istri dituduh punya PIL, pria idaman lain. Itulah kisah nyata yang terjadi berturut-turut dalama dua hari ini, di Jakarta dan Bogor.

Bukan ingin membela wanita, tapi dalam dua kasus ini, nasib kaum Hawa sangatlah menyedihkan. Mereka ini dinikahi secara siri, di bawah tangan. Ya,bukan rahasia umum lagi, kalau menikah yang kayak gini, ini pasti ada sesuatu, yang mau cari gampang dan enaknya.
Yang penting sah sebagai suami istri. Tapi sayangnya sangat merugikan pihak wanita. Karena nggak punya kekuatan hukum negara. Buktinya mereka banyak yang bermasalah. Sering ditinggal begitu saja olah suami. Ketika istrinya didekati lelaki lain, si ‘suami’ marah?

Celakanya, kebanyakan lelaki ini juga orang asing yang sengaja nikah di bawah tangan. Cuma sebagai pelampiasan birahinya saja. Ayo, mau ngomong apa? –massoes