Tuesday, 11 December 2018

Menteri Arief Yahya : Lampung Memiliki Tempat Wisata Kelas Dunia

Minggu, 2 September 2018 — 6:55 WIB
Suasana  Dialog Nasional Indonesia Maju, di Convention Hall Gedung Mahinggai Kampus Pascasarjana Univesitas Bandar Lampung

Suasana Dialog Nasional Indonesia Maju, di Convention Hall Gedung Mahinggai Kampus Pascasarjana Univesitas Bandar Lampung

LAMPUNG – Provinsi Lampung memiliki destinasi pariwisata kelas dunia. Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya dalam acara Dialog Nasional Indonesia Maju, di Convention Hall Gedung Mahinggai Kampus Pascasarjana Univesitas Bandar Lampung,.

Untuk menjadi destinasi kelas dunia, tentunya Lampung harus menggunakan standard kelas dunia. Salah satunya dengan memiliki Bandara Internasional.

“Dengan menjadikan Bandara Raden Intan II sebagai Bandara Internasional, maka kunjungan wisatawan ke Lampung akan semakin meningkat,” jelasnya.

Menurut Menpar, Lampung juga memiliki atraksi pariwisata yang menawan dan memukau. “Dengan adanya atraksi yang memikau para wisatawan, maka kunjungan wisatawan ke Lampung akan meningkat, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. Hal tersebut juga harus didukung dengan promosi wisata untuk menarik para wisatawan,” terangnya.

Sektor Pariwisata merupakan salah satu dari tiga sektor prioritas Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dalam meningkatkan perekonomian Lampung.

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata RI, pertumbuhan pariwisata Lampung tercatat tertinggi kedua Nasional setelah Sulawesi Utara. Pariwisata Lampung tumbuh 58% dengan total wisatawan mancanegara tahun 2017 mencapai 245.372 orang.

Rektor Universitas Bandar Lampung, M. Yusuf S. Barusman, menyampaikan ucapan syukur karena terselenggaranya acara tersebut di Convention Hall Gedung Mahlinggai pascasarjana UBL, tepatnya pada acara program pengenalan kampus (PPK-UBL) 2018.

“Acara ini merupakan acara pembukaan penerimaan mahasiswa baru 2018/2019 dan program pengenalan kampus. Dan pada hari ini juga telah hadir para tamu utama untuk mengisi dan menginspirasi kita semua,” jelasnya.

Pada acara dialog nasional Ke-23 tersebut, turut hadir Kepala LLDIKTI Wilayah II, Slamet Widodo, dan Dirjen Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kemenristekdikti RI, Ali Gufron Mukti. (Koesma/b)